Category Archives: Serba Serbi Kampus

Keterampilan Softskill Yang Perlu Dikuasai

Sementara banyak pekerjaan memiliki keahlian khusus, ada beberapa keterampilan agnostik yang sering dikaitkan dengan kebutuhan individu setiap hari. Keterampilan ini, yang biasa disebut karir atau soft skill, adalah topik hangat tidak hanya untuk banyak sekolah, distrik, perguruan tinggi, dan universitas, tetapi juga di antara perusahaan yang mencari pelamar kerja yang berkualitas.

Banyak penelitian, survei, artikel terkait pendidikan telah menerbitkan berbagai hal mengenai pentingnya soft skill, namun seringkali mengabaikan apa yang dapat dilakukan untuk membangun keterampilan ini. Dalam tulisan ini, kita akan membahas empat keterampilan yang paling banyak dibahas – dan memberikan beberapa gagasan dan sumber daya kita sendiri untuk membangun setiap keterampilan individu.

Kolaborasi

Salah satu soft skill yang paling banyak dicari adalah kolaborasi. Ini hanya masuk akal, karena begitu banyak profesional saat ini bekerja sama dalam tim fungsional untuk mencapai tujuan bersama. Karena siapa pun yang mengerjakan proyek kelompok tahu, kolaborasi sangat terkait dengan keterampilan dan perilaku lainnya, seperti berkomunikasi, menawarkan dan menerima kritik, delegasi, dan sejumlah orang lain.

Siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, seperti tim olahraga atau klub, sudah mengerjakan keterampilan ini. Guru juga dapat mendukung pengembangan keterampilan siswa di kelas dengan proyek kelompok. Di luar kegiatan yang berhubungan dengan sekolah, siswa dapat mempraktikkan kolaborasi melalui kesempatan relawan atau pekerjaan di sekolah.

 Komunikasi

Menurut sebuah publikasi baru-baru ini oleh JOBMA, komunikasi digolongkan sebagai soft skill tunggal yang paling penting oleh siswa, fakultas, alumni, dan pengusaha.

Keterampilan yang cukup luas, komunikasi tidak hanya dapat secara efektif mengartikulasikan secara visual dan verbal, tapi juga keterampilan interpersonal, seperti dapat berpartisipasi dalam percakapan, mendengarkan secara aktif, dan memelihara kontak mata.

Mempraktikkan komunikasi, melalui kerja kelompok, presentasi tim, dan pembelajaran siswa-lead hanyalah beberapa kemungkinan untuk membantu mendorong komunikasi – mendorong perdebatan di dalam atau di luar kelas adalah hal lain. Terlepas dari pendekatan yang dilakukan, sangat penting bahwa siswa membangun keterampilan ini lebih cepat daripada kemudian memastikan mereka dapat memberikan hasil terbaik mereka ke depan di aplikasi kuliah dan pekerjaan dan wawancara.

Penyelesaian masalah

Mengalami hal baru adalah bagian dari pengalaman kuliah, namun seringkali sama dengan tantangan tak terduga. Melengkapi siswa dengan keterampilan yang mereka butuhkan untuk memberi tahu, pilihan positif sekarang dapat membantu membimbing mereka di perguruan tinggi dan seterusnya.

Salah satu cara sederhana untuk membantu siswa memperbaiki kemampuan pemecahan masalah mereka adalah dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis penyelidikan atau berbasis proyek yang mengalihkan penekanan dari hafalan ke pemikiran dan penerapan pembelajaran yang lebih kritis.

Manajemen waktu

Di kebanyakan sekolah K-12 yang paling tradisional, setiap hari siswa sangat terstruktur, dan peralihan ke perguruan tinggi dapat menimbulkan tantangan tersendiri. Kehadiran di kelas tidak sering dilacak, tanggal kadaluarsa lebih jauh, dan sementara pekerjaan sehari-hari (pekerjaan rumah) berkurang, ada penekanan tambahan pada beberapa proyek besar atau tes.

Tanpa keterampilan manajemen waktu yang dikembangkan, siswa berisiko lebih besar untuk tidak masuk jalur dan tertinggal dalam studi mereka. Pembelajar hari ini harus bisa mengelola banyak proyek, memprioritaskan dengan tepat, dan mengelola sendiri – tidak hanya untuk kesuksesan di perguruan tinggi, tapi di luar.

Alasan Mengapa Kuliah Bidang IT Menguntungkan

Jika Anda menikmati mengikuti kemajuan terbaru di bidang teknologi informasi yang luas dan selalu berubah, Anda mungkin bisa mengubah minat pribadi Anda menjadi karir yang memuaskan. Pelajari beberapa alasan utama untuk mempertajam keterampilan teknologis Anda dan letakkan mereka untuk bekerja.

Pilih dari Jalur Karir yang berbeda-beda

Teknologi Informasi (TI) memungkinkan Anda untuk mengambil karir Anda di sejumlah arah yang berbeda. Menjadi arsitek jaringan komputer, pemrogram komputer, analis sistem komputer, administrator database, analis keamanan informasi, arsitek informasi, pengembang web dan banyak lagi! Universitas Selatan bahkan menawarkan spesialisasi dalam Pengembangan Database dan Administrasi, Keamanan Sistem Informasi, Administrasi dan Manajemen Jaringan, dan Multimedia dan Pengembangan Web.

Temukan Pekerjaan Hampir Di Mana Saja

Hampir setiap perusahaan membutuhkan tim ahli komputer yang cerdas agar sistem dan operasinya tetap berjalan. Anda dapat menemukan pekerjaan di hampir semua industri yang Anda inginkan, seperti layanan keuangan, hiburan, pemerintahan, perhotelan, perawatan kesehatan, manufaktur, ritel dan banyak lagi.

Berkembang sebagai bagian dari tim dan Kontributor perorangan
Jika menurut Anda pekerjaan TI selesai sebagian besar secara solo, Anda mungkin terkejut saat mengetahui bahwa ini sebenarnya merupakan upaya kolaboratif. Anda mungkin akan bekerja sama dengan rekan Anda dalam sejumlah proyek kelompok, yang memungkinkan Anda menjadi bagian dari banyak inisiatif skala besar. Jangan khawatir jika Anda juga menyukai beberapa saat untuk mengerjakan proyek solo, karena Anda juga memiliki banyak kesempatan untuk menyelesaikan tugas Anda sendiri.

Nikmati Kesempatan untuk Terus Belajar

Perusahaan menyadari bahwa perubahan teknologi pada kecepatan cahaya, itulah sebabnya banyak organisasi banyak berinvestasi dalam melanjutkan pendidikan pekerja teknologi informasi. Nikmati bekerja di bidang di mana Anda terdorong untuk tidak pernah berhenti belajar.

Memilih Karir dengan Potensi Pertumbuhan

Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengutip rata-rata pertumbuhan pekerjaan untuk semua pekerjaan di 11%, dari tahun 2012 sampai 2022. Namun, BLS memprediksi bahwa banyak pekerjaan TI akan jauh lebih cemerlang dari tingkat pertumbuhan ini, dengan perkiraan perkiraan analis sistem komputer pada 25%, kebutuhan analis keamanan informasi diperkirakan akan meningkat sebesar 37% dan 22% peningkatan permintaan untuk pengembang perangkat lunak.

Jelajahi Sisi Kreatif Anda

Sebagian besar proses TI benar-benar bergantung pada kreativitas dan pemecahan masalah. Bidang ini memberi Anda kesempatan unik untuk menggunakan ketrampilan teknologis Anda untuk menghasilkan solusi inovatif untuk masalah yang dihadapi oleh klien, perusahaan dan populasi Anda secara keseluruhan. Anda memiliki kesempatan untuk menggunakan keahlian Anda untuk memberikan kontribusi besar.

Jadikan Bakat Anda Menjadi Karir

Sebagai orang yang cerdas secara teknologi, Anda mungkin pernah tertarik dengan komputer karena Anda masih muda. Anda berada dalam posisi yang unik – dan indah – untuk mengubah sesuatu yang selalu menjadi hobi menjadi karir yang memuaskan. Apa yang bisa lebih baik daripada menemukan karir yang benar-benar Anda nikmati?

Tips Memilih Jurusan Untuk Kuliah

Setelah menyelesaikan tahapan Sekolah Menengah Atas dan sederajat, ada satu fase lagi dalam dunia pendidikan yang dapat diikuti. Jenjang tersebut disebut perguruan tinggi, atau kuliah.

Kuliah merupakan salah satu jalan bagi mereka yang ingin menekuni profesi tertentu. Anda ingin menjadi dokter? pengacara? hakim? atau lainnya? tentu biasanya anda harus kuliah pada jurusan tersebut. Dan memang tidak semua bidang harus kuliah untuk dapat menjadi profesi, namun, biasanya kuliah menjadi salah satu jalan yang diambil untuk dapat mencari ilmu yang lebih tinggi untuk menekuni profesi tertentu.

Nah, untuk kuliah sendiri, ada berbagai macam jurusan yang dapat dipilih. Dari berbagai kampus atau perguruan tinggi yang ada di Indonesia, ada banyak yang menyediakan berbagai jurusan sehingga anda dapat memilih sesuai yang anda mau. Namun, tentu ada hal yang harus anda pikirkan sebelum menentukan jurusan kuliah. Berikut kami berikan tips untuk memilih jurusan kuliah.

Bidang yang diminati

Ini sudah tentu menjadi salah satu pertimbangan yang sangat penting. Bidang atau jurusan yang diminati menjadi salah satu cara yang nantinya menentukan apakah anda akan sukses di perkuliahan atau tidak.

Banyak orang yang memilih jurusan kuliah, namun tidak sesuai bidang yang diminati. Dengan begitu, maka akan banyak kendala yang terjadi selama perkuliahan karena memang tidak sesuai bidang yang diminati.

Kualifikasi apa yang ada pada anda

Ada beberapa bidang perkuliahan yang mewajibkan anda harus merupakan lulusan bidang tertentu. Misalkan, anda yang anak IPS tidak mungkin untuk mengikuti kuliah kedokteran, karena memang ini tidak ada korelasi sehingga anak IPS harus memilih jurusan lain.

Sesuaikan dengan cita-cita

Setiap orang memiliki cita-cita yang ingin diwujudkan. Kuliah menjadi salah satu alternatif atau jalan yang dapat diambil untuk membantu dalam mewujudkan cita-cita.

Anda yang bercita-cita menjadi dokter dapat mengambil kuliah kedokteran, dan tentu ini akan membantu anda mewujudkan cita-cita anda.

3 hal tersebut menjadi 3 hal penting sebelum menentukan jurusan pada perkuliahan. Tentu selain itu ada hal lain seperti biaya dan lainnya yang juga harus dipikirkan, namun 3 hal diatas meruapakan pokok dari yang harus anda pikirkan sebelum memutuskan memilih jurusan pada perkuliahan.

 

Kuliah Dan Merantau, Ini Adalah Keuntungannya

Kuliah menjadi hal yang membuat orang yang baru memasuki fase ini biasanya mengalami dilema. Tentu saja kuliah sangat jauh berbeda dengan sekolah, secara tahap sosial pun, mahasiswa dianggap menjadi orang yang memiliki intelektual tinggi dan berbeda dengan anak sekolahan yang masih dibawah naungan orang tuanya.

Pada fase kuliah ini pula, banyak orang yang memutuskan untuk merantau karena memang tempat kuliah yang dituju sangat jauh dari rumah orang tua. Dan ini pula yang membuat serba serbi kampus serta kehidupan mahasiswa rantau menjadi seru dan juga miris.

Tentu bagi mereka yang merupakan mahasiswa rantau, akan mendapat dampak positif dan negatif selama menjadi mahasiswa rantau. Nah kalau dari segi keuntungan, apa saja yang akan kamu dapatkan jika menjadi mahasiswa rantau yang jauh dari orang tua.

Belajar menjadi orang yang lebih mandiri

Sudah pasti jauh dari orang tua membuat segala sesuatu yang ada diperkuliahan dan tempat tinggal kita adalah hal yang harus dipikirkan oleh diri sendiri. Dengan hal ini, tentu saja kemandirian akan terbangun dan anda pun dapat menjadi seorang mahasiswa yang lebih mandiri ketimbang mahasiswa yang tidak merantau.

Belajar bertanggung jawab pada diri sendiri

Ini berkaitan dengan poin sebelumnya. Sudah pasti anda harus mempunyai tanggung jawab pada diri anda sendiri selama merantau. Hal ini mungkin belum anda lakukan ketika masih tinggal bersama orang tua.

Pintar dalam mengelola keuangan

Mahasiswa rantau biasanya akan dikirim uang bulanan oleh orang tua mereka. Tak jarang banyaknya kebutuhan serta godaan untuk bermain membuat anak rantau harus pintar-pintar dalam mengelola keuangan.

Menjadi anak kuliahan rantau membuat ia akan lebih menghargai uang dan akan lebih pintar dalam mengelola keuangan sehingga cukup untuk segala keperluan.

Menjadi pribadi yang lebih dewasa

Sebagai mahasiswa yang merantau, tentu akan menemui banyak kesulitan selama menjalani perkuliahan. Dengan banyaknya keterbatasan, membuat anak rantau harus belajar banyak hal dan ini akan membuat anak rantau menjadi pribadi yang lebih dewasa.

Kuliah Dan Beroganisasi Lancar, Lakukan Ini

Salah satu perbedaan mendasar dari kuliah adalah waktu yang lebih fleksibel dibandingkan dengan sekolah. Jika pada sekolah harus 6 hari dalam seminggu masuk dan jam pulang sudah ditentukan, maka perkuliahan sendiri dapat ditentukan melihat situasi dan kelas yang didapat.

Dalam dunia perkuliahan, ada kalanya kita hanya memiliki kelas 4 kali dalam seminggu. Dan tak jarang pula dalam 1 hari tersebut hanya berisi 1 kelas dan otomatis akan memiliki banyak waktu luang yang sayang apabila tidak dimanfaatkan dengan maksimal.

Salah satu hal yang sering dilakukan oleh mahasiswa untuk mengisi waktu diluar perkuliahan adalah dengan bekerja paruh waktu atau mengikuti organisasi di kampus.

Bekerja paruh waktu sendiri menjadi hal yang bagus karena kita dapat mencari uang tambahan yang tentu akan dapat digunakan untuk keperluan. Selain bekerja paruh waktu, organisasi kemahasiswaan juga menjadi hal menarik yang juga dapat kamu ikuti selama menjadi mahasiswa.

Bergabung dengan himpunan jurusan atau Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM) dari fakultas kamu juga memiliki banyak kegiatan positif. Tentu, karena jadwal perkuliahan yang tidak menentu, terkadang membuat jadwal antara berorganisasi dan perkuliahan bentrok dan menimbulkan dilema. Nah, agar kuliah dan organisasi di kuliah lancar, yuk simak tips berikut ini!

Ingat tujuan awal kuliah

Meskipun berorganisasi merupakan hal yang baik, namun kamu juga harus mengukur betul-betul apa yang menjadi prioritas.

Saat kamu telah menjadi mahasiswa, tentu tuntutan utama kamu adalah menyelesaikan dan mendapat ilmu yang baik selama diperkuliahan. Dan organisasi hanyalah sebagai penunjang, jangan korbankan perkuliahan yang penting untuk organisasi.

Lihat jadwal perkuliahan dan sesuaikan dengan jadwal rutin kumpul organisasi

Jika kamu ingin tetap menjalani keduanya dengan baik, yang perlu diperhatikan tentuny adalah jadwal keduanya.

Umumnya pada kampus-kampus itu dapat mencari jadwal sendiri, nahh ini kesempatan kamu untuk menyesuaikan jadwal agar tidak bentrok dengan kuliah.

Mengorbankan hal lain

Jika kamu sibuk dengan kuliah dan organisasi kemahasiswaan, tentu ada harga yang harus dibayar. Ya, kamu tentu akan kehabisan waktu untuk santai-santai dan bisa jadi kurang dalam istirahat.

Semua menjadi tanggung jawab masing-masing. Menjadi mahasiswa sendiri merupakan suatu hal nyata dalam menjalani tanggung jawab kepada diri masing-masing.

Hal-hal Ini Yang Mungkin Akan Kamu Temukan Ketika Kuliah

Menjadi mahasiswa bagaimana rasanya? hm mungkin ini yang akan dipikirkan oleh bagi mereka yang masih duduk dibangku sekolah khususnya Sekolah Menengah Atas(SMA) sederajat karena akan segera menghadapi masa-masa ini.

Setelah lulus SMA, tentunya ada 2 pilihan yang dapat dijadikan pilihan bagi kamu. Memulai kerja atau usaha, atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pilihan ini sendiri memiliki alasan tersendiri biasanya, dan bagi yang ingin melanjutkan kuliah tentu sudah berpikir masuk kuliah mana dan jurusan apa.

Fase dari anak SMA menjadi anak kuliahan sendiri terbilang tidak jauh, namun perubahan status sosial sendiri berubah drastis. Ketika anda masih anak SMA, anda masih dianggap dibawah umur meskipun sudah memiliki KTP, dan ketika anda menjadi mahasiswa, anda sudah dianggap dewasa dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri.

Oke, bagi anda yang belum kuliah. Penasaran dong tentang apa saja yang terjadi selama kuliah. Nah ini kami berikan serba serbi kampus yang mungkin saja anda alami ketika nanti sudah kuliah.

Titip Absen

Mungkin ini menjadi salah satu tradisi yang sulit hilang. Titip absen menjadi hal yang sering dilakukan oleh mahasiswa ketika malas masuk ke dalam kelas tertentu.

Tentunya hal ini tidak baik lho, tapi kalau kepepet ya mau bagaimana lagi ? 😀

Fotocopy bahan ujian

Jarang masuk atau malas mencatat materi dari dosen, dan sebentar lagi menghadapi ujian. Bahan belajar dari mana?

Ya, jawabannya adalah fotocopy bahan ujian yang ada. Pastinya dalam satu kelas ada mahasiswa rajin, dan tentu saja catatannya menjadi primadona untuk di fotocopy sebagai bahan untuk ujian.

Tidur saat kuliah

Karena biasanya dalam satu kelas perkuliahan ada banyak mahasiswa, otomatis dosen tidak dapat memperhatikan 100 persen. Nah, pada kesempatan ini pula, pasti ada saja teman-teman kamu atau bahkan kamu nanti yang akan tertidur di kelas, apa lagi habis begadang nonton bola 😀

Kerja kelompok yang tidak berkelompok

Judulnya memang kerja kelompok, namun yang kerja berapa orang ? 😀

Mengejar dosen untuk skripsi

Ini adalah fase yang menuju titik akhir dari perkuliahan. Biasanya bukan dosen lagi yang mengejar mahasiswanya, bahkan di fase ini, dosen akan lebih cuek.

Ya, pada fase ini, mahasiswalah yang akan mengejar-ngejar dosen untuk mengurus skripsi.

Jadi menarik kan kuliah? yang terpenting, jangan cuma bersenang-senang saja selama kuliah, melainkan manfaatkan untuk mencari ilmu, relasi dan lainnya.

Kasus Bully Mahasiswa Gunadarma Menjadi Perhatian

Beberapa waktu lalu, Universitas Gunadarma menjadi pembicaraan nasional, bukan karena prestasi, namun karena terjadinya kasus pembully-an terhadap masiswa di kampus yang berpusat di Depok, Jawa Barat tersebut.

Pembicaraan ini terjadi ketika video yang diunggah oleh salah satu pelaku Bully menjadi viral diberbagai media sosial. Beberapa menyebutkan bahwa korban yang diketahui bernama Muhammad Farhan merupakan mahasiswa berkebutuhan khusus. Memang pada akhirnya pihak dari kampus dan orang tua korban menyanggah bahwa anaknya adalah anak berkebutuhan khusus.

Meskipun bukan berkebutuhan khusus, kasus bully terhadap Farhan rupanya bukan yang pertama seperti yang terlihat di video. Dalam video yang viral sendiri, Farhan yang sedang berjalan terlihat diganggu oleh teman sekelasnya yang menarik tasnya. Farhan yang terlihat marah akhirnya mengambil tong sampah dan melempar tong sampah tersebut ke temannya yang menggangu.

Akibat dari video tersebut pun, kampus Gunadarma mendapat desakan untuk memberikan sanksi terhadap pelaku pembully-an. Dari istana hingga kementerian terkait pun akhirnya memberi perhatian khusus dan mengawasi kasus yang bergulir tersebut.

3 pelaku pembully-an pun akhirnya dipanggil oleh pihak kampus untuk dimintai keterangan. Gunadarma yang diwakili oleh pihak rektorat sendiri menyatakan bahwa kasus pembully-an ini sebenarnya hanya diniatkan bercanda oleh pelaku dan tidak ada niat untuk membully. Pernyataan kampus Gunadarma ini sendiri mendapat kecaman dari banyak netizen yang beranggapan bahwa pihak kampus tidak serius dan melindungin mahasiswa yang melakukan bully tersebut.

Ada pun para pelaku akhirnya dijatuhi sanksi skorsing, dengan 1 pelaku mendapat skorsi 6 bulan sedangkan 2 lainnya mendapatkan sanksi 12 bulan skorsing.

Farhan yang menjadi korban bully ketika diwawancarai mengatakan telah memaafkan teman-temannya yang melakukan bully. Ia lebih lanjut mengatakan bahwa menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada pihak terkait, namun sebagai pribadi, Farhan mengaku telah memaafkan atas perlakuan tidak menyenangkan teman-temannya tersebut.