PTS Juga Tak Kalah Keren Dibanding PTN

Setelah menyelesaikan jenjang Sekolah Mengah Atas(SMA) sederajat, banyak orang yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi tetapi masih bimbang mengenai kampus mana yang ingin dituju.

Umunya, di Indonesia ada anggapan bahwa Perguruan Tinggi Negeri(PTN) lebih baik dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Swasta(PTS), namun apakah hal tersebut benar adanya?

Contoh PTN terkenal seperti Universtias Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Unversitas Pertanian Bogor dan beberapa nama lainnya. Sementara contoh PTS seperti Universitas Gunadarma, Binus, Universitas Atma Jaya, Universitas Telkom dan banyak macam lainnya.

Bisa dkatakan saat ini tidak ada perbedaan cukup besar antara PTN dan PTS. Keduanya memiliki kualitas yang seimbang, bahkan beberapa bidang, PTS bisa mengungguli PTN yang dianggap lebih baik dari PTS itu sendiri.

PTS juga mendapat dukungan dari pemerintah

Anggapan bahwa PTS tidak lebih baik dari PTN mungkin karena adanya anggapan bahwa PTN akan mendapat perhatian lebih dari pemerintah dibandingkan kampus swasta. Mungkin ini tidak salah, tetapi hal ini tidak sepenuhnya benar.

Lembaga pendidikan baik PTS dan PTN memiliki tanggung jawab untuk mencetak generasi unggulan yang turut berkontribusi dalam masa depan negara tercinta kita, oleh sebab itu tak mungkin PTS dianak tirikan oleh pemerintah.

Jurusan juga bersaing

Beberapa jurusan dari PTN dan PTS memiliki keunggulan masing-masing. Mungkin dalam jurusan tertentu PTN lebih unggul, tetapi jurusan lain PTS lebih unggul.

Dari sini terlihat bahwa jurusan setiap kampus memiliki keunggulan masing-masing.

Akreditasi yang juga tak jauh berbeda

Akreditasi adalah penilaian untuk jurusan dari setiap kampus yang ada. Aspek untuk menentukan akreditasi bermacam-macam, yang pasti akreditasi paling tinggi A bisa dimiliki oleh PTN maupun PTS.

Lulusan yang kompeten

Yang paling terpenting dari kuliah adalah lulusan kampus tersebut mengeluarkan orang-orang kompeten. Tak dapat dibayangkan apabila kampusy nag mengeluarkan banyak lulusan tetapi tidak memiliki kompetensi dalam dunia nyata setelah lulus kuliah.

Jaringan

Hal yang tidak kalah penting dari memilih kampus adalah kerjasama kampus tersebut dengan pihak lainnya, ini biasa disebut sebagai jaringan.

Kampus PTN maupun PTS biasanya telah melakukan kerjasama seperti pada perusahaan atau lembaga lainnya. Baik PTN atau PTS biasanya juga telah melakukan hal ini.

Selain itu, kampus sebenarnya hanyalah pendukung karena semuanya tergantung kepada mahasiswa itu sendiri. Kitalah sebagai mahasiswa yang harus membesarkan nama kampus, bukan kampus yang membesarkan nama kita.

Kebiasaan Ini Bikin Kamu Sukses Sejak Muda!

Masa muda sering kali diidentikan dengan masa-masa hanya bersenang-senang, masa dimana orang lebih banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. Tak jarang banyak orang yang beranggapan bahwa pemuda merupakan masa transisi dan apa yang dilakukan pada masa muda merupakan modal untuk kedepannya.

Memang mungkin benar bahwa masa muda identik dengan bersenang-senang, masa bermain dan masa dimana tidak atau belum memikirkan hal-hal serius seperti karir, pekerjaan atau hal lainnya.

Masa muda hanya terjadi sekali seumur hidup kamu, untuk itu, jangan habiskan masa muda terbuang percuma tanpa mendapatkan hal-hal positif untuk modal dimasa yang akan datang.

Ada kebiasaan-kebiasaan yang sebaiknya mulai dibiasakan sejak umur muda, ini akan berefek positif untuk masa depan kamu. Simak beberapa kebiasaan yang dapat membawa kesuksesan karir kamu dimasa yang akan datang.

Membaca

Membaca sering dikatakan sebagai jendela dunia. Dengan membaca, kamu dapat melihat berbagai perkembangan, ilmu pengetahuan dan banyak macam lainnya.

Mendapat pengetahuan dengan memaca merupakan rahasia umum, tetapi masih banyak(khususnya di Indonesia) orang yang masih belum membiasakan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari. Ini yang harus kamu lakukan jika ingin mengisi masa muda dengan hal-hal yang berguna untuk masa yang akan datang.

Memiliki teman positif

Tak bisa dipungkiri bahwa lingkungan akan memberikan dampak yang besar bagi kehidupan kita. Lingkungan atau teman positif akan membawa hal positif, begitu pula sebaliknya.

Kamu harus mulai memilah teman mana yang harus dipertahankan dan mana yang tidak. Bagaimana pun, teman yang memiliki visi yang sama akan membuat mu maju!

Berorganisasi

Jika saat muda seperti sekolah atau kuliah kamu telah aktif berorganisasi, ini merupakan poin penting yang dapat berguna dimasa yang akan datang.

Di organisasi, kamu dituntut untuk melakukan berbagai tugas, berkomunikasi, kerjasa sama tim dan lainnya. Ini merupakan bekal yang sangat baik untuk mendapat kesuksesan dimasa yang akan datang.

Olahraga

Seseorang yang memiliki pengetahuan tetapi tidak memiliki kesehatan yang baik, tentu akan menjadi hal yang kurang baik.

Bagaimana mendapatkan tubuh sehat dan bugar? jawabannya adalah makan makanan sehat, pola hidup sehat dan olahraga!

Olahraga selain baik untuk tubuh juga memiliki efek positif bagi otak. Hampir semua orang sukses melakukan olahraga rutin untuk menunjang aktifitas sehari-hari mereka. Ikuti mereka yang telah sukses!

Beberapa poin diatas bisa kamu coba untuk kebiasaan positif. Kebiasaan-kebiasaan baik ini bila dijadikan sebagai kebiasaan akan memberikan dampak positif bagi karir kamu dimasa depan. Tidak percaya? buktikan sendiri!

Mahasiswa UNAIR Kenalkan Tari Tradisional Indonesia ke Korsel

Beberapa mahasiswa asal Indonesia berkesempatan mengenalkan tari tradisional Indonesia ke Korea Selatan. Ini merupakan program yang diselenggarakan oleh ISCEF (Indonesian Student Cultural and Eduaction Foundation) yang dilangsungkan dari 10 hingga 14 Juli 2018 lalu di Seoul National University.

Salah satu mahasiswa yang ke Korea Selatan tersebut merupakan mahasiswa asal Universitas Airlangga(UNAIR) yang bernama Anindya Endah Cahyaningrum.

Anindya Endah Cahyaningrum merupakan mahasiswa semester 7 UNAIR dan memiliki kecintaan pada tari tradisional Indonesia. Kecintaannya ini pun membuat ia mendapat kesempatan untuk mengenalkan secara langsung tari tradisional Indonesia ke Korea Selatan.

Anindya tidak sendiri, ia ke Korea Selatan bersama mahasiswa lain, diantaranya 2 mahasiswa dari Bali dan 4 mahasiswa dari Merauke.

Acara hasil kerjasama Indonesia-Korea Selatan

Ada pun acara ini merupakan hasil dari kerjasama antara Indonesia dan Korea Selatan yang bertajuk 4th International Cultural Exchange : Immersing the Culture and Experiencing the Exchange.

Dalam acara ini, mahasiswa UNAIR tersebut membawakan tari Topeng Klana asal Cirebon. Penampilan Anindya pada acara tersebut sukses memukau para hadirin yang hadir pada acara tersebut.

Tari Topeng Klana asal Cirebon ini menceritakan rasa amarah, keserakahan dan hal buruk lain yang terdapat pada setiap individu manusia. Ini merupakan pesan yang menggambarkan banyaknya manusia yang menonjolkan sisi buruk yang ada pada diri sendiri.

Selain tari, perwakilan Indonesia yang datang ke Korea Selatan juga menghadirkan kesenian tradisional Indonesia lainnya seperti cerita rakyat dan puisi.

Acara sejenis memang diharapkan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Ada pun kegiatan seperti ini merupakan salah satu cara promosi dari masing-masing negara dalam memperkenalkan kebudayaan tradisionalnya. Indonesia sendiri memang dikenal dengan ragam budaya sehingga melahirkan berbagai kesenian daerah yang sangat banyak dan tentunya menarik.

Mempromosikan dengan banyak cara seperti pertukaran budaya akan membuat kebudayaan Indonesia lebih dikenal dunia. Bukan tidak mungkin, Indonesia bisa mengikuti jejak seperti Korea Selatan yang bisa mengenalkan kebudayaannya menjadi terkenal seperti saat ini.

50 Universitas Terbaik di Dunia Saat Ini

Beberapa peringkat universitas fokus pada faktor-faktor yang tidak terkait dengan prestasi akademis. Dengan demikian, beberapa peringkat perguruan tinggi dan universitas dapat memberikan bobot untuk daya tarik kampus, kepuasan mahasiswa dan alumni, manfaat ekstrakurikuler (seperti program atletik atas), keterjangkauan biaya kuliah, dan pendapatan yang diharapkan lulusan.

Ini bukan peringkat seperti itu.

Sebaliknya, jika Anda mencari peringkat dengan fokus pada prestise akademik, keunggulan akademis, dan daya intelektual, maka ini adalah peringkat yang Anda inginkan.

Di universitas-universitas dalam peringkat ini, Anda akan bercampur dengan fakultas dan mahasiswa paling cerdas di dunia, dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sehingga sendiri akan berada dalam posisi untuk bergabung dengan akademisi, ilmuwan, dan pemikir elit dunia.

Daftar 50 Universitas Terbaik di Dunia Saat Ini— 2018

  1. Universitas Harvard
  2. Universitas California – BerkeleyUniversitas Chicago
  3. Universitas Michigan
  4. Universitas Columbia
  5. Universitas Yale
  6. Universitas Princeton
  7. Massachusetts Institute of Technology (MIT)
  8. Universitas Cambridge
  9. Universitas Stanford
  10. Universitas Oxford
  11. Universitas Cornell
  12. Universitas California – Los Angeles
  13. Universitas Wisconsin – Madison
  14. Universitas Toronto
  15. Universitas Manchester
  16. Universitas Duke
  17. Universitas New York
  18. Universitas Johns Hopkins
  19. universitas Pennsylvania
  20. Universitas Twin Cities Minnesota
  21. Universitas California – San Diego
  22. Universitas Paris (Sorbonne)
  23. Universitas Northwestern
  24. Universitas McGill
  25. Universitas Ibrani Yerusalem
  26. Universitas Washington
  27. Universitas Texas di Austin
  28. Universitas British Columbia
  29. King’s College London
  30. Universitas Bristol
  31. Universitas Rutgers
  32. London School of Economics
  33. Universitas Illinois di Urbana-Champaign
  34. Universitas California Selatan
  35. Universitas Edinburgh
  36. Universitas Brown
  37. Institut Teknologi California
  38. Universitas Munich
  39. Universitas North Carolina di Chapel Hill
  40. Universitas Negeri Moskow
  41. Universitas College London
  42. Universitas Wina
  43. Universitas Maryland
  44. Universitas Pittsburgh
  45. Universitas Negeri Pennsylvania
  46. Universitas California – Irvine
  47. Universitas Nasional Australia
  48. Perguruan Tinggi Swarthmore
  49. Universitas Bonn
  50. Universitas Birmingham

Ini Alasan Kuliah Tidak Menjamin Kesuksesan

Bangku perguruan tinggi saat ini dianggap sebagai salah satu cara untuk menggapai kesuksesan. Berbagai jurusan hingga menyematkan gelar pada nama menjadi suatu keunggulan yang dipandang setidaknya mudah untuk memperoleh pekerjaan.

Masalahnya, saat ini, jumlah sarjana dan diploma di Indonesia sudah sangat banyak. Tidak bisa dibayangkan bagaimana setiap lulusan perguruan tinggi mencari pekerjaan, dan jelas ini terjadi seperti saat ini.

Permasalahan banyaknya angka pengangguran meskipun berstatus sebagai sarjana bukan hanya terjadi di Indonesia saja. Di negara luar pun memiliki permasalahan yang mirip yaitu banyaknya jumlah pengangguran meskipun telah menyelesaikan bangku perkuliahan.

Mungkin benar dahulu lulusan perguruan tinggi bisa lebih mudah mencari pekerjaan, tetapi zaman berubah, kuliah nyatanya tidak bisa menjamin seseorang dapat meraih kesuksesan di masa yang akan datang. Kenapa?

Lulusan perguruan tinggi memiliki gengsi

Tentu setiap lulusan perguruan tinggi berharap mendapatkan pekerjaan(mayoritas ingin bekerja) idaman setelah lulus, tetapi nyatanya hal ini sulit.

Selain karena memang lapangan pekerjaan yang terbatas, banyaknya saingan membuat lulusan perguruan tinggi sulit untuk mendapatkan pekerjaan impian.

Materi kuliah basi

Sadar atau tidak, sebenarnya materi yang telah diajarkan diperkuliahkan akan sangat mudah ditemukan di internet!

Jika kuliah semata-mata hanya formalitas, ini sebenarnya hanya mengejar gelar karena nantinya hampir dipastikan tidak memiliki kompetensi sesuai jurusan karena pelajaran umum pun banyak ditemui di internet- jadi mengapa harus memperkerjakan lulusan perguruan tinggi kalau sama saja dengan orang biasa yang belajar di internet?

Banyak contoh nyata orang yang tidak kuliah tapi sukses

Bill Gates, Mark Zuckerberg atau Bob Sadino merupakan sedikit dari banyak contoh dari orang-orang yang tidak menyelesaikan kuliah tetapi memiliki karir sukses.

Ini sedikit banyak membuat mindset orang pun terbawa bahwa memang benar kuliah bukan menjamin kesuksesan.

Kampus kurang up to date

Di Indonesia, beberapa kampus bisa dikatakan cukup lamban dalam mengubah sebuah sistem pembelajaran dan tidak mengikuti dengan cepat berbagai perkembangan.

Sistem kampus yang kurang up to date membuat mahasiswanya cenderung kurang mendapat ilmu mumpuni pada jurusannya dan berakibat kurang kompeten.

Kesuksesan memang bukan di tentukan oleh kampus, tetapi kampus sendiri turut berperan dalam mencetak berbagai generasi unggul dalam segala bidang.

Inti dari kesuksean sendiri adalah kembali pada diri masing-masing, baik kampus atau faktor lain, semuanya kembali pada diri masing-masing yang ingin mencari lebih banyak untuk kesuksesan atau tidak.

Magang Tidak Dibayar, Bentuk Eksploitasi?

Banyak dari mahasiswa telah melakukan magang, dan sebagian besar dari mereka tidak dibayar. Apakah ini hanya langkah yang diperlukan dengan memajukan karir kita? Atau cara bagi perusahaan untuk benar-benar membayar kita untuk melakukan pekerjaan yang sama dengan mereka?

Magang yang tidak dibayar pada dasarnya tidak adil, dan tidak bermoral. Orang dewasa tidak akan mentolerir bekerja secara gratis, tetapi itu membuat kita merasa bahwa magang diperlukan untuk membangun kontak dan pengalaman. “Modal sosial” ini dianggap lebih berharga daripada modal yang sebenarnya. Tapi bisakah kontak membayar tagihan?

Dengan tidak membayar karyawan magang, perusahaan ini segera mendevaluasi pekerjaan apa pun yang dilakukan oleh pekerja magang mereka. Jika sebuah pekerjaan cukup bagus untuk dipublikasikan, itu harus dibayar.

Magang yang tidak dibayar juga berpotensi mengecualikan orang berdasarkan lokasi geografis mereka. Jika Anda cukup “beruntung” untuk dapat pulang pergi, Anda masih harus membayar mobil, bus atau kereta api. Perjalanan tidak biasanya dianggap sebagai gaya hidup yang diinginkan, menghabiskan satu jam atau lebih di bus setiap hari memotong ke waktu luang. Orang-orang yang tidak dapat pergi hanya tidak dapat mengambil magang tanpa dibayar.

Pertimbangan orang muda untuk beremigrasi

Kemudian ketika Anda mempertimbangkan orang muda yang tertarik untuk beremigrasi, menjadi tidak mungkin bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman apa pun. Bagaimana dapat memindahkan negara jika peluang kerja yang dibayar langka?

Magang tanpa bayaran adalah bagian dari kecenderungan yang lebih luas dari hak kerja yang terkikis. Masalah utama yang dihadapi pekerja modern adalah bahwa kita tidak dapat berhenti bekerja. Kami diharapkan untuk menjawab email kerja setiap saat untuk “membuktikan” dedikasi kami terhadap pekerjaan itu, dan ini terutama terjadi pada karyawan magang. Jadi, magang bekerja lebih keras tanpa bayaran.

Meskipun penting untuk menekankan berapa banyak orang yang dieksploitasi di tempat kerja. Kami tidak berharap bekerja gratis di sebuah toko. Mengapa kita harus bekerja gratis di tempat lain?

Kampus Swasta Terbaik di Indonesia

Biasanya, orang yang baru menyelesaikan Sekolah Menengah Atas(SMA) sederajat yang ingin kuliah akan mencari referensi kandidat kampus yang ingin dituju. Biasanya juga, calon mahasiswa akan cenderung mencoba masuk ke Perguruan Tinggi Negeri(PTN) atau kampus negeri, dan kampus swasta menjadi pilihan kedua.

Sebenarnya, saat ini baik kampus swasta atau kampus negeri memiliki standar yang bisa dikatakan sama. Saat ini kampus-kampus swasta yang banyak bermunculan juga dapat bersaing dan memberikan lulusan yang kompeten setelah menyelesaikan masa studi di kampus sana.

Di Indonesia mungkin PTN mungkin masih akan menjadi primadona di Indonesia, tetapi PTS saat ini juga bisa menjadi alternatif yang bahkan tidak kalah dengan PTN terkenal. Ada beberapa PTS terkenal di Indonesia dan terbai, kampus mana saja ?

Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Kampus ini merupakan salah satu kampsu swasta terbaik di Indonesia. UAD Yogyakarta menjadi salah satu kampus yang banyak menjadi tujuan berbagai calon mahasiswa karena memiliki banyak fakultas. Kampus ini telah berdiri sejak tahun 1960.

Setidaknya ada 11 fakultas dengan berbagai jurusan yang bisa dipilih oleh para calon mahasiswa.

Universitas Kristen Petra

UKP terletak di kota Surabaya dan berdiri sejak tahun 1961. Menjadi salah satu kampus terlama di Indonesia, UKP sudah memiliki berbagai fasilitas hinggga menjadi salah satu kampus swasta terfavorit di Indonesia.

Terdapat 5 fakulas di UKP dan dari setiap fakultas terdapat beberapa jurusan yang bisa dipilih sesuai dengan minat.

Universitas Bina Nusantara

Kampus ini lebih dikenal dengan nama Binus. Terdapat di Jakarta dan menjadi salah satu kampus swasta terbaik dan terpopuler di Indonesia.

Berdiri sejak tahun 1974, Binus menjelma menjadi salah satu kampus terbaik di Indonesia. Meski hanya memiliki 3 fakultas saja, Binus sangat dikenal menjadi salah satu kampus berbasis IT terbaik di Indonesia.

Universitas Dian Nuswantoro

Terletak di kota Semarang, Universitas Dian Nuswantoro berdiri sejak tahun 1990 silam. Saati ni, Dian Nuswantoro telah memiliki sebanyak 5 fakultas dengan berbagai jurusan.

Universitas Dian Nuswantoro menjadi salah satu kampus swasta terbaik yang ada di Indonesia.

Universitas Katolik Atma Jaya

Atma Jaya masuk menjadi salah satu kampus swasta terbaik yang ada di Indonesia. Kampus ini berada di Jakarta, dan telah berdiri sejak tahun 1960.

Terdapat 8 fakultas dari Atma Jaya dengan berbagai pilihan jurusan menarik di dalamnya.

5 kampus diatas merupakan beberapa kampus swasta terbaik yang ada di Indonesia. Tentu saja dimana pun nanti kamu kuliah, kampus hanya sebagai penunjang karena semua kembali pada masing-masing mahasiswa itu sendiri.

5 Mitos Menarik Tentang Kuliah

Bagi mahasiswa baru, tentu sedikit banyak akan mendengar berbagai informasi yang belum tentu sesuai faktanya. Ini biasanya disebut sebagai mitos kampus, dan ini sudah terjadi turun temurun.

Sebenarnya, informasi mitos kampus yang tersebar sebagian benar tetapi sebagian tidak benar. Ada beberapa informasi yang memang benar, tetapi ada sebagian lain yang hanya isapan jempol belaka dan cenderung hanya bersifat untuk informasi iseng belaka.

Mitos di kampus sendri merupakan bumbu-bumbu dari perkuliahan hingga lika kiku yang mungkin akan dihadapi sebagaian besar oleh mahasiswa baru selama berkuliah nanti. Apa saja mitos perkuliahan tersebut?

Jangan pake toga senior, bikin lama lulus!

Pernah mendengar mitos seperti ini? entah dari siapa yang mulai dan asalnya, tetapi mitos ini menjadi salah satu mitos yang populer dikalangan mahasiswa baru.

Tentu saja mencoba toga senior yang telah lulus tidak ada kaitannya denegan membuat seseorang menjadi telat lulus. Bahkan mencoba toga senior bisa jadi memicu atau memotivasi supaya cepat lulus sehingga bisa mengenakan toga sendiri.

Dosen cuek

Ini memang ada benarnya, wajar memang – karena sistem perkuliahan jelas berbeda jauh dengan sekolah pada umumnya.

Di sekolah pada umumnya, biasanya guru akan mendapatkan kelas dan memiliki cakupan lebih sempit- sementara dosen bisa saja mengajari beberapa kelas dan setiap kelas lebih dari 50 mahasiswa lebih. Dari banyaknya mahasiswa yang diajar, wajar jika dosen tidak mengenali banyak mahasiswanya, kecuali mungkin kamu berprestasi atau yang paling bandel? 😀

Kuliah dan makan mie instan

Pasti kalian sangat sering melihat meme yang bertebaran diinternet tentang mahasiswa yang khususnya anak kost menghadapi siklus akhir bulan yang menyakitkan sehingga harus mengkonsumsi mie instan.

Sebenarnya ini tidak sepenuhnya benar, tetapi memang ada sebagian mahasiswa yang salah dalam mengelola keuangan sehingga akhir bulan telah kehabisan uang bulan- alhasil mie instan menjadi solusi.

Dekat dengan senior=kuliah lancar

Tentu senior memiliki pengalaman yang jauh lebih baik ketimbang kita yang baru masuk kuliah. Mendekati senior banyak dikaitkan dengan kuliah lancar, ini bisa iya bisa tidak.

BIsa iya jika senior tersebut tidak  bermasalah dengan kuliah, sehingga tips dari senior tersebut pasti sangat berguna. Tetapi mendekati senior yang berurusan dengan nilai yang buruk apakah akan mendapat keuntungan membuat kuliah lancar juga?

Kerja sampingan buat kuliah ga fokus

Berbeda dengan sekolah, kuliah memang memiliki waktu relatif lebih fleksibel khususnya pada tingkat menengah keatas. Daripada waktu tak digunakan, tidak sedikit mahasiswa yang memutuskan mencari kerja paruh waktu(part time).

Ada mitos yang mengatakan, bahwa jika mahasiswa sudah bisa mencari duit sendiri, maka ia tidak tertarik meneruskan kuliahnya lagi.

Ini memang banyak terjadi, tetapi semua tergantung kepada individu masing-masing. Banyak juga orang yang kuliah sambil kerja namun bisa lulus tepat waktu.

Nah, itu tadi beberapa mitos kuliah yang mungkin akrab ditelinga kamu. Ada mitos lainnya?

Ekspektasi dan Realita Kuliah Yang Calon Mahasiswa Wajib Tau!

Bagi calon mahasiswa yang baru akan menjadi mahasiswa, tentu akan memiliki ekspektasi tentang masa-masa perkuliahannya. Tidak sedikit calon mahasiswa berekspektasi sesuai dengan yang dilihat di film atau sinetron-sinetron.

Pada kenyataannya, ekspektasi dan realita terkadang sering berbanding terbalik. Hal ini pula yang kemungkinan besar akan kamu dapatkan ketika nanti merasakan sendiri bangku perkuliahan.

Biasanya, beberapa ekspektasi dan realita ini akan menghampiri calon mahasiswa yang sudah tidak sabar merasakan bangku perkuliahan itu.

Kuliah tidak perlu seragam, bisa pakai baju apa pun!

Ini memang benar, namun, jika menurut kamu ini merupakan sesuatu yang menyenangkan, coba berpikir ulang.

Ketika masa sekolah, setiap hari memiliki seragamnya masing-masing. Dari sini setiap siswa diwajibkan menggunakan pakaian yang sama sesuai dengan waktunya, dan dari sini pula tidak timbul kesenjangan.

Jika duduk dibangku perkuliahan, kamu harus memikirkan baju apa yang kamu kenakan. Tidak sedikit kadang membuat kamu merasa minder jika melihat baju teman-teman kamu ber-merk sedangkan yang kamu kenakan tidak.

Dosen ga bakal banyak ngatur seperti guru

Ketika masih sekolah, kamu akan duduk dan belajar diwaktu rutin yang hampir seharian. Biasanya, guru memiliki mata pelajaran sendiri dan mengajar sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Pada masa sekolah, biasanya cakupan guru lebih sedikit sehingga akan mudah mengenali tingkah laku murdinya. Hal berbeda akan didapat ketika kuliah.

Saat kuliah, dosen belum tentu mengenal siapa kamu, bahkan mungkin tidak ingat semester ini mengajar kamu. Jadi dosen akan lebih bersikap pasif, dan ini sebenarnya bukan sesuatu yang menguntungkan. Percayalah.

Banyak jam kosong dan ga perlu seharian di kelas!

Jika kamu berpikir seperti ini, kamu salah besar! Hal ini mungkin saja terjadi, namun pada semester-semester akhir.

Jika kamu masih di semester awal atau tengah, meskipun tidak setiap hari, tapi belajar di kampus bisa menghabiskan waktu, bahkan bisa dari pagi hingga sore. Tidak jarang jam kosong akan digunakan untuk pratikum hingga untuk mengerjakan berbagai tugas yang menumpuk.

Bisa punya banyak teman

Ini memang tergantung individu, namun secara lingkungan, tentu saja lebih sulit menemukan teman saat kuliah dibandingkan sekolah.

Saat kuliah, kamu bisa saja satu kelas dengan si A pada pelajaran tertentu, tapi pelajaran lain belum tentu sama. Ini juga berlaku pada semester berikutnya yang bisa saja bertemu dengan orang yang berbeda pula.

Di sekolah, kamu cenderung bertemu orang yang itu lagi dan ini lebih memudahkan untuk mempunyai banyak teman.

Itu tadi beberapa ekspektasi dan realitas yang akan kamu rasakan sendiri ketika kuliah nanti. Tidak percaya? rasakan sendiri! 😀

Tips Memilih Jurusan Kuliah Buat Yang Masih Bingung

Ketika masuk ke fase lulus Sekolah Menengah Atas(SMA) sederajat,  pasti akan masuk ke tahap “galau” untuk memilih apakah lanjut kerja, kuliah atau mungkin buka usaha?

Memang setelah lulus SMA, kehidupan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Melewati fase sekolah, kini kamu bukan lagi anak bau kencur dan dianggap telah menjadi orang yang cukup umur(dewasa) untuk menentukan apa pun itu.

Jika pada akhirnya memutuskan untuk kuliah, maka biasanya juga akan kembali menghadapi pilihan-pilihan sulit seperti kuliah dimana dan yang paling sering adalah memilih jurusan kuliah.

Nah, untuk itu, kami memberikan tips bagaimana memilih jurusan kuliah bagi kamu yang masih bingung atau dilema dengan hal ini.

Pilih jurusan yang diminati

Ini adalah poin yang paling penting saat memilih jurusan kuliah. Kamu harus telebih dahulu mengetahui minat pada jurusan apa saja, dan pada akhirnya mencoba mendaftarkan diri pada kampus mana yang diminati sesuai dengan jurusan yang ada.

Pilih jurusan sesuai kemampuan

Memang kamu harus memilih jurusan sesuai dengan minat, namun ini juga harus melihat kemampuan diri sendiri. Jika kamu tidak memiliki kemampuan matematika yang mumpuni, tentu memilih jurusan matematika merupakan sesuatu yang salah. Jadi, selain minat, pilih jurusan sesuai dengan kemampuan.

Lihat prospek ke depannya

Kuliah bisa menjadi alternatif penting bagi mereka yang ingin mencari karir terbaik saat lulus kuliah. Sebelum memutuskan memilih jurusan, ada baiknya melihat juga prospek dari jurusan yang akan dipilih. Tentu merupakan dambaan setelah lulus kuliah dapat langsung bekerja atau membuka usaha bukan?

Pilih jursan yang bisa diterima secara umum

Jurusan seperti IT mungkin menjadi salah satu jurusan kuliah saat ini yang terbilang bisa masuk kemana pun setelah lulus kuliah. Bidang IT saat ini sangat dibutuhkan untuk berbagai bidang, jadi cari jurusan yang bisa diterima secara umum.

Minta pendapat orang tua atau orang terdekat

Jika kamu masih bingung, tidak ada salahnya untuk bertanya saran kepada orang tua atau orang terdekat mengenai jurusan yang ingin dipilih. Sebelum itu, tentu poin-poin diatas sebaiknya dipelajari terelbih dahulu, sehingga saat meminta saran – telah mengetahui tentang saran apa yang dibutuhkan.