Category Archives: Kuliah

Mengatasi Homesick Bagi Mahasiswa Rantau

Tidak sedikit mahasiwa yang sedang menimba ilmu merupakan anak rantau yang harus rela jauh dari keluarga demi menyelesaikan kuliah-nya. Bagi anak rantau, terkadang perasaan rindu rumah atau homesick sering menerjang, apalagi jika bagi mahasiswa semeseter awal yang baru saja merasakan hidup sebagai anak rantau.

Merantau bagi beberapa orang menjadi salah satu tantangan yang harus ditaklukkan. Sudah sejak lama, merantau menjadi salah satu jalan untuk menggapai impian seperti halnya menyelesaikan kuliah di kampus saat ini.

Bagi mahasiswa yang terkadang merasakan rindu rumah, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengusir gundah gulana akibat rasa rindu pada rumah.

#1. Segeralah beradaptasi

Permasalahan khususnya bagi mereka yang baru merantau terkadang masih enggan untuk langsung beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Anak rantau seperti ini tentu saja akan susah untuk menghilangkan perasaan rindu akan kampung halaman.

Sebaiknya, percepatlah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru karena memang ini merupakan lingkungan yang harus kamu hadapi saat ini. Dengan beradaptasi sesegera mungkin, rasa rindu rumah berlebihan bisa teratasi.

#2. Membuka diri dengan lingkungan baru

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kamu harus segera beradaptasi dengan lingkungan baru sehingga bisa merasakan kenyamanan dan tidak terlalu merindukan rumah secara terus menerus.

Kamu harus bersikat terbuka terhadap lingkungan baru, kamu harus mempelajari bagaimana kultur daerah tempat kamu merantau hingga karakter dari teman-teman baru disana.

#3. Sulap kosan jadi tempat yang nyaman

Menyulap kamar kosan lebih nyaman bisa memberikan rasa nyaman bagi mata dan pikiran. Dengan pikiran yang lebih nyaman, kamu bisa lebih siap menghadapi lingkungan serta kuliah ditempat saat ini.

Tempat tinggal dan masalah psikis memiliki kaitan yang sangat erat sekali, sehingga kamu perlu menyulap kamar kamu dengan nyaman sehingga kamu juga bisa lebih fokus ke hidup yang saat ini atau kuliah.

#4. Explore tempat baru bersama teman baru!

Nah, kalau kegiatan ini tampaknya menjadi kegiatan yang sangat ampuh untuk mengusir homesick yang berlebihan.

Kamu bisa mengunjungi berbagai tempat menarik di kota yang saat ini kamu tempati. Ajaklah teman baru kamu untuk menjelajahi banyak tempat menarik. Dengan begitu, kamu bisa melupakan permasalahan rindu rumah sangat ampuh.

#5. Hubungai orang tua

Jika rasa rindu mu tidak karuan lagi, coba lah untuk menghubungi orang tua atau keluarga kamu.

Dengan menghubungi mereka, menayakan kabar – setidaknya ini bisa sedikit mengobati kerinduan untuk pulang kampung.

Semoga tips diatas berguna ya, selamat mencoba!

Bahasa Indonesia Jadi Mata Kuliah Pilihan di Kampus Uzbekistan

Bahasa Indonesia menjadi mata kuliah pilihan dibeberapa kampus di Uzbekistan. Dengan hal tersebut, bahasa Indonesia akan semakin dikenal luas diberbagai negara setelah sebelumnya juga banyak dipelajari di negara seperti Australia.

Dua kampus Uzbekistan seperti Uzbekistan State World Languages University (UzSWLU) dan Tashkent State University of Oriental Studies (TSUOS) memasukkan pelajaran Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah pilihan di kampus tersebut. Dengan dimasukkanya Bahasa Indoensia, ini menjadikan Bahasa Indonesia berjejer dengan bahasa lain seperti Jepang, Korea, Iran, Turki, China, Malaysia, Prancis, Italia, Spanyol, Arab, Vietnam, Yunani, dan Jerman yang juga dijadikan sebagai pelajaran pilihan.

Periode 2015 hingga 2016, pemerintah RI melalui Kemristekdikti memang mengirimkan tenaga pengajar Bahasa Indonesia ke negara itu. Pengajar yang didatangkan oleh pemerintah RI ke Uzbek sendiri melakukan pengajaran selama 1 semester.

Didatangkannya pengajar asal Indonesia mengajar di kampus-kampus Uzbek tersebut merupakan cara yang dilakukan guna mengajarkan Bahasa Indonesia dari penutur asli bahasa Tanah Air.

Terus mengirimkan tenaga pengajar Bahasa Indonesia ke Uzbekistan

Setelah mengirimkan berbagai tenaga pengajar Bahasa Indonesia ke Uzbekistan, pemerintah Indonesia terus menambah kuota pengajar ke negara tersebut. Setidaknya pada tahun 2018 ini, pemerintah Indonesia kembali mengirimkan tenaga pengajar Bahasa Indonesia ke Uzbekistan untuk mengajarkan Bahasa Indonesia kepada mahasiswa negara tersebut.

Ada pun kali ini pemerintah mengirimkan tenaga pengajar untuk periode 1 tahun. Tenaga pengajar yang dikirimkan ke Uzbekistan sendiri merupakan lulusan Bahasa Indonesia sehingga lebih tepat sasaran dalam mengajarkan Bahasa Indonesia.

Terdapat berbagai motivasi mahasiswa Uzbekistan dalam mempelajari Bahasa Indonesia. Motivasi umum mahasiswa Uzbek yang belajar Bahasa Indonesia antara lain ingin mencari beasiswa, ingin bekerja menjadi diplomat di Indonesia hingga ingin mengajar pelajaran Bahasa Indonesia di negaranya.

Hadirnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang dipelajari di Uzbekistan membuat kita sebagai warga negara Indonesia harus berbangga. Meskipun Bahasa Indonesia belum terlalu dikenal secara global, tetapi dengan metode pembelajaran dan pengenalan Bahasa Indonesia di kampus-kampus akan membuat Bahasa Indonesia lebih dikenal secara luas lagi.

Skill Yang Harus Dimiliki oleh Fresh Graduate

Saat memasuki jenjang perguruan tinggi atau kuliah, tak jarang mahasiswa yang menjelang kelulusan menghadapi polemik baru dalam hidupnya. Sudah capek-capek menyelesaikan kuliah dan hanya tinggal menunggu kelulusan, ada lagi hal baru yang akan menghampiri para lulusan baru atau yang biasa disebut fresh graduate ini.

Adalah masalah pekerjaan yang sering sekali menjadi momok yang sangat menakutkan bagi lulusan baru ini.

Sebenarnya, takut tidak mendapatkan pekerjaan bukan hanya dihadapi oleh mereka yang lulus kuliah. Orang yang telah memiliki pengalaman kerja sekalipun bisa saja merasa was-was apakah bisa mendapatkan pekerjaan dalam waktu dekat atau tidak.

Meski begitu, orang yang telah memiliki pengalaman tentu memiliki keunggulan pengalaman. Lalu bagaimana dengan fresh graduate ini?

Bagi kamu yang baru saja lulus, skill berikut wajib kamu miliki jika ingin cepat mendapatkan pekerjaan dan akan menjadi modal yang sangat penting ketika mencari pekerjaan.

#1. Leadership

Leadership atau kepemimpinan merupakan skill yang perlu kamu miliki khususnya ketika menyandang status sebagai lulusan baru.

Banyak perusahaan yang sering mencari potensi baru dengan berbagai programnya. Dan salah satu hal yang dinilai adalah tentang leadership ini.

#2. Team work

Selain leadership, skill lain yang juga harus kamu miliki adalah kerjasama tim atau team work.

Kerjasama tim sangatlah penting dalam pekerjaan, bagi mereka yang tidak bisa bekerjasama tentu akan kesulitan untuk melakukan berbagai pekerjaan. Tak jarang kerjasama menjadi salah satu penilaian perusahaan sebelum merekrut pegawai.

#3. Bisa presentasi

Jika saat kuliah kamu bukan tipe yang suka untuk berpresentasi, sungguh kamu merupakan orang yang akan merasakan kerugian ketika lulus kuliah.

Bisa melakukan presentasi menjadi salah satu skill yang sangat dibutuhkan ketika ingin mencari pekerjaan. Dengan berkomunikasi yang baik di presentasi atau meeting, kamu akan memiliki nilai plus sebagai lulusan baru.

#4. Kemampuan bahasa Inggris

Selain bisa presentasi, hal lain yang juga tak kalah penting untuk bisa kamu kuasai adalah kemampuan bahasa Inggris.

Tak bisa dipungkiri, bahasa Inggris memang sudah menjadi kebutuhan lain yang ada pada banyak perusahaan. Sebaiknya kamu harus bisa pasif dalam berbahasa Inggris karena ini merupakan salah satu hal yang bisa kamu ‘jual’.

#5. Kemampuan dasar komputer

Selain bahasa Inggris, hal lain yang juga wajib kamu kuasai adalah bisa mengoperasikan atau kemampuan dasar komputer.

Saat ini, berbagai aktifivas pekerjaan sudah banyak menggunakan komputer. Jika kamu tidak  mengerti dasar dalam pengoperasian komputer, tentu kamu akan kesulitan untuk mengerjakan banyak hal yang berhubungan dengan komputer.

#6. Kemampuan kerja mandiri

Selain dituntut untuk bisa bekerja dengan tim, skill lain yang juga harus dimiliki adalah kemampuan untuk kerja mandiri.

Ada saatnya kamu harus mengerjakan banyak hal sendiri, sehingga skill untuk kerja mandiri juga menjadi modal penting sebagai lulusan baru.

Nah, 6 skill diatas bisa kamu kuasai, meskipun predikat sebagai fresh graduate bukan lagi menjadi halangan untuk mendapat pekerjaan. Semoga berhasil!

Menristekdikti Larang Capres-Cawapres Beri Kuliah Umum

Saat ini, Indonesia telah memasuki masa kampanye untuk Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden periode 2019-2024. Dengan masa kampanye yang sudah bergulir ini, setiap pasangan calon telah membuat strategi untuk mengunjungi berbagai tempat hingga berbagai tokoh.

Meskipun telah memasuki masa kampanye, tak semua tempat boleh digunakan sebagai tempat untuk berkampanye. Salah satu tempat yang tak boleh digunakan untuk kampanye adalah kampus.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi(Menristekdikti), M Nasir menegaskan bahwa setiap pasangan Capres-Cawapres tidak diperbolehkan untuk memberikan kuliah umum.

Alasan tidak diperbolehkannya setiap pasangan Capres-Cawapres untuk memberikan kuliah umum lantaran dinilai sarat akan politik. Politik ini dikhawatirkan bisa membuat perpecahan di kampus, dimana kampus sendiri merupakan daerah untuk pengembangan pendidikan yang memang harus terbebas dari pengaruh politik tertentu.

M Nasir di kampus ITB (Institut Teknologi Bandung), Jawa Barat pada Kamis (11/10/2018) mengatakan “Capres cawapres tidak boleh isi kuliah umum di kampus karena ujung-ujungnya pasti politik di masa kampanye seperti ini, kalau setelah kampanye tidak apa-apa,”

Larangan politik masuk kampus harus ditegakkan

Bagi M Nasir, aturan pelarangan untuk politik masuk ke kampus memang harus ditegakkan. Politik sering kali menjadi salah satu hal yang bisa menimbulkan perpecahan, ini pula yang ingin dihindari sehingga larangan setiap Capres-Cawapres masuk kampus dalam periode kampanye sangat dilarang.

Larangan politik masuk kampus sendiri memang sudah tertuang dalam aturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) hingga UU Pemilu.

Dengan tidak masuknya salah satu paslon ke area kampus seperti misalnya memberikan kuliah umum, maka ini diharapkan bisa meredam gesekan perpolitikan di kampus. Bagaimana pun, kampus merupakan tempat untuk mengembangkan pendidikan.

Perbedaan politik memang sarat akan keksrisuhan sehingga menghindari hal-hal buruk sebelum terjadi menjadi perhatian dari M Nasir sehingga menghimbau kembali hal tersebut.

Sebagai informasi tambahan, Pilpres dan Pileg 2019 akan diselenggarakan bersamaan untuk pertama kalinya di Indonesia. Pesta Demokrasi tersebut nantinya akan diselenggarakan pada tanggal 17 Aprils 2019.

Pasca Gempa dan Tsunami Palu, Untad Rusak Hingga 50 Persen

Gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu dan sekitarnya membuat berbagai bangunan roboh. Berbagai bangunan penting runtuh dan menjadi reruntuhan termasuk fasilitas pendidikan seperti kampus.

Dampak gempa bumi dan tsunami di Palu juga membuat kampus Universitas Tadulako (Untad) mengalami rusak parah. Bahkan kampus tersebut mengalami kerusakan hingga 50 persen parahnya.

Meskipun banyak gedung-gedung rusak, tapi banyak pengunsi sekitar kampus memilih mengungsi di lingkungan kampus.

Pasca gempa dan tsunami Palu dan sekitarnya tersebut, kampus Untad untuk sementara belum kembali beroperasi. Ini juga karena belum ada koordinasi dari Rektor dan para civitas akademika Untad.

Masih banyak civitas kampus yang masih trauma dan fokus untuk mengurus keluarga. Bencana ini membuat sebagian masyarakat mengalami trauma dan ketakutan hingga belum berani untuk kembali ke rumah karena khawatir masih ada gempa susulan.

Korban jiwa terus bertambah

Sementara itu, korban jiwa akibat bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan sekitarnya telah menelan korban jiwa sebanyak 1203, sebanyak 184 orang mengalami luka berat dan puluhan korban masih belum ditemukan.

Pemerintah pun berkomitmen untuk secepat mungkin memperbaiki berbagai fasilitas umum. Beberapa fokus yang diupayakan pulih dalam waktu dekat seperti listrik, jaringan seluler, bandara hingga fasilitas dan bangunan umum lainnya.

Berbagai bantuan juga masih dalam pengiriman dan sulit masuk ke daerah bencana karena kendala transportasi. Bandara Mutiara, Palu juga mengalami kerusakan cukup parah sehingga penerbangan komersil hingga saat ini belum bisa digunakan dan masih dalam tahap perbaikan.

Presiden Jokowi juga telah mengintruksikan ke pihak terkait untuk bisa memperbaiki berbagai fasilitas umum. Ini merupakan langkah awal guna membenahi daerah yang terkena imbas agar bisa perlahan kembali normal.

Bencana ini juga membuat sekolah dan kampus harus diliburkan hingga waktu yang belum ditentukan guna perbaikan dan mengantisipasi kemungkinan bencana serupa masih akan menerjang daerah sekitar.

 

Ini Kampus dan Jurusan Para Orang Terkaya Dunia!

Para orang kaya di dunia saat ini nyata memulai berbagai kesuksesannya rata-rata dari bangku kuliah. Memang, tak semua orang kaya saat ini menyelesaikan kuliahnya, tetapi rata-rata dari mereka setidaknya sempat duduk di bangku kuliah sebelum memutuskan berhenti.

Mungkin sudah banyak orang yang sudah tau mengenai Bill Gates yang sudah sangat sering dinobatkan menjadi orang kaya dunia. Perjalanan Gates sebelum menjadi orang kaya dimulai sejak bangku sekolah dan semakin serius ketika duduk di bangku kuliah. Meskipun masuk kuliah, Gates nyatanya tak menyelesaikan kuiliahnya karena lebih memilh fokus pada bisnis yang dijalankannya.

Setali tiaga uang, Mark Zuckerberg – sang pemilik Facebook yang saat ini masuk ke jajaran orang terkaya dunia juga sempat kuliah tetapi ia memutuskan berhenti dan fokus pada Facebook hingga sukses seperti saat ini.

Kali ini kita tidak akan membahas bagaimana perjalan karir atau kekayaan yang mereka miliki saat ini, tetapi kita akan membahas tentang kampus dan jurusan dari orang terkaya dunia saat ini termasuk Bill Gates dan Mark Zuckerberg.

#1. Bill Gates

Bill Gates mengambil jurusan Matematika dan Ilmu Komputer dan semapt kuliah di Universitas Harvard.

Meski sempat kuliah di Harvard dan mengambmil jurusan Matematika dan Ilmu Komputer, namun Bill Gates memutuskan untuk berhenti dan fokus pada bisnis-nya hingga seperti saat ini.

#2. Jeff Bezos

Pemilik Amazon, Jeff Bezos saat ini digadang-gadang menjadi orang paling tajir di dunia bahkan mengalahkan Bill Gates.

Bezos sendiri duduk di bangku kuliah mengambil jurusan Teknik Elektro dan Ilmu Komputer dan ia menyelesaikan pendidikannya di Universitas Princeton.

#3. Warrant Buffet

Warrant Buffet dipandang menjadi investor tersukses di dunia saat ini dan masuk dalam jajaran orang terkaya dunia.

Saat masih muda, Buffet merupakan mahasiswa Universitas Nebraska dan mengambil jurusan Administrasi Bisnis.

#4. Bernard Arnault

Mungkin nama ini tidak terlalu familiar, tetapi ia merupakan salah satu orang terkaya di dunia saat ini.

Bernard saat kuliah mengambil jurusan Teknik di Ecole Polytechnique dan menyelesaikan studinya.

#5. Mark Zuckerberg

Terakhir ada nama Mark Zuckerberg yang merupakan junior Bill Gates di Harvard.

Mirip seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg juga dikenal sangat jenius ketika masih muda dan sempat mengambil jurusan Psikologi dan Ilmu Komputer di Harvard. Ia pun tak sempat menyelesaikan kuliahnya tersebut lantaran memilih fokus untuk mengembangkan Facebook sehingga melahirkan kesuksesan baginya saat ini.

Alasan Pentingnya Mengikuti Magang Saat Kuliah

Menjadi mahasiswa dan nantinya memiliki gelar menjadi suatu modal yang sangat diperlukan khususnya akhir-akhir ini. Menjadi sarjana saat ini bisa dikatakan menjadi hal yang ‘harus’ karena untuk mendapatkan pekerjaan tertentu biasanya membutuhkan gelar minimal yaitu sarjana.

Meskipun memiliki gelar penting, tetapi kuliah sebenarnya bukan hanya mengejar gelar. Memang tak sedikit orang yang beranggapan bahwa kuliah hanya sekedar mencari gelar, hal ini tidak bisa dibantah tetapi yang paling penting setelah mendapatkan gelar adalah kompetensi apa yang bisa dilakukan dalam dunia nyata.

Dalam masalah karir, tak sedikit lulusan sarjana sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Kesulitan mendapatkan pekerjaan ini sendiri karena banyak faktor – mulai dari sempitnya lapangan pekerjaan hingga kurang pengalaman dan kompetensi menjadi permasalahan umum yang menimpa mereka yang baru lulus dari kuliah.

Sebenarnya, ada cara untuk bisa membuka peluang lebih mudah mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah. Cara yang dimaksud adalah dengan mengikuti program magang.

Magang merupakan program untuk mengikuti pekerjaan sebagai tenaga bantu pada perusahaan tertentu. Ada banyak alasan mengapa kamu yang saat ini masih kuliah harus mengikuti program magang.

1. Bekal setelah lulus

Ketika magang, kamu akan mendapatkan pengalaman nyata untuk bekerja meskipun hanya sebagai tenaga bantu saja.

Pengalaman dalam dunia kerja yang nyata ini tidak bisa kamu dapatkan ketika hanya fokus kuliah saja. Dengan mengikuti magang, ilmu yang kamu dapatkan selama kuliah bisa langsung dikombinasikan dengan tantangan saat magang dan ini akan menjadi bekal penting ketika sudah lulus.

2. Menambah pengalaman

Umumnya, lowongan pekerjaan yang ada mencari mereka yang memiliki pengalaman. Tidak adanya pengalaman menjadi kendala umum yang sering dialami oleh lulusan baru, dan magang adalah menjadi kunci untuk mengatasi hal tersebut.

Dengan mengikuti magang, kamu akan mendapatkan pengalaman dan ini bisa digunakan untuk melamar pekerjaan.

3. Menambah jaringan

Sangat penting mencari relasi ketika nanti bekerja atau berkarir. Untuk mulai mendapatkan banyak jaringan, ini bisa dimulai dengan magang.

Mengikuti magang berarti kamu akan berkenalan dengan berbagai orang dengan berbagai bidang. Ini akan membuat kamu memiliki jaringan yang luas sehingga akan sangat membantu setelah lulus.

4. Kesempatan direkrut

Magang menjadi masa percobaan bagi perusahaan yang ingin mencari pegawai baru. Tak sedikit anak magang yang membantu di perusahaan tertentu diangkat sebagai pegawai karena merasa kinerja dari orang tersebut memuaskan.

5. Meningkatkan CV

Curriculum Vitae(CV) menjadi modal paling utama saat pertama kali melamar pekerjaan. CV yang tidak memiliki banyak pengalaman biasanya akan sangat sulit bersaing.

Mengikuti magang berarti membuat CV kamu akan memiliki nilai plus sehingga ini akan sangat membantu kedepannya.

Demikian beberapa alasan mengapa kamu harus magang. Di kampus-kampus juga biasanya menyediakan waktu untuk mahasiswa-nya magang, tetapi tak sedikit pula kampus yang tak menyediakan hal ini – jadi kamu harus mencari tempat magang pribadi.

Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Lanjut S2

Ketika seseoranga telah menyelesaikan kuliah Sarjana, tak jarang timbul pertanyaan apakah merasa puas dengan gelar yang telah disandang atau mencoba untuk meraih gelar yang lebih tinggi seperti Magister/Master atau biasa disebut S2.

Tidak sedikit orang yang memang ingin mengejar gelar lebih tinggi seperti S2 khususnya jika saat sekarang. Gelar Sarjana bisa dibilang tidak lagi prestisius seperti halnya beberapa tahun lalu.

Saat ini jumlah Sarjana di Indonesia sudah sangat banyak. Hal ini tentu jauh berbeda dengan beberapa puluh tahun lalu, dimana jumlah Sarjana di Indonesia masih sedikit dan yang bisa meraih gelar tersebut bisa memiliki keunggulan dibanding mereka yang tidak. Tetapi zaman telah berubah, dan Sarjana kini tidak seprestius dahulu meskipun masih tetap merupakan gelar yang bisa dibanggakan.

Untuk sebagian orang, memiliki gelar yang prestisius memiliki hal yang bisa menjadi kebanggaan dan untuk itu tidak sedikit yang akhirnya memutuskan melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi seperti S2.

Meskipun memiliki keunggulan, lanjut kuliah S2 perlu beberapa pertimbangan seperti :

Dana

Untuk lanjut kuliah, hal yang perlu kamu pikirkan tentu saja adalah dana. Ini tentu berbeda jika kamu mendapatkan beasiswa full sehingga dapat kuliah gratis hingga lulus.

Jika kamu melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi tanpa beasiswa, kamu harus memperhitungkan dana selama berkuliah. Apakah dana tersebut bisa terpenuhi atau tidak, ini harus menjadi pertimbangan sebelum memutuskan lanjut S2.

Umur

Hal lain yang bisa jadi bahan pertimbangan pakah ingin lanjut S2 atau tidak adalah umur.

Umumnya mahasiswa yang lulus tepat waktu berkisar umur 23 tahun, dan jika melanjutkan S2, setidaknya mungkin akan menyita 2 tahun sehingga gelar S2 bisa didapatkan pada umur sekitar 25 tahun.

Jika pada saat mengambil gelar S2 kamu tidak bekerja, maka ketika lulus pada usia 25an maka sulit untuk mendapatkan pekerjaan tertentu. Pertimbangkan hal ini juga ketika memutuskan ingin lanjut S2.

Prospek S2

Memang memiliki gelar S2 cenderung dipandang memiliki kualitas yang lebih baik jika dibandingkan S1 atau bahkan diploma. Tetapi dengan memiliki S2 bukan berarti tidak memiliki kekurangan.

Salah satu kekurangan untuk mereka yang memiliki gelar S2 adalah kesulitan mencari kerja pada perusahaan tertentu.

Gelar S2 merupakan sesuatu gelar yang cukup prestisius sehingga tak sedikit perusahaan mungkin yang tidak mau meng-hire mereka yang telah berstatus S2 lantaran dianggap memiliki range gaji tinggi.

Tujuan lanjut S2

Satu hal yang harus diketahui mengenai lanjut kuliah S2 adalah apa tujuannya.

Sudahkah kamu mengetahui tujuan untuk lanjut ke jenjang S2?

Pastikan kamu bisa melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi dengan tujuan yang jelas. Tidak memiliki tujuan jelas bisa jadi menjadi penghambat dan bisa saja ini menjadi hal yang sia-sia belaka.

Fakta Menarik Tentang Harvard University

Rasanya tidak ada satu mahasiswa pun yang tidak mengetahui tentang Universitas Harvard. Universitas yang berada Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat ini memang banyak dijadikan sebagai kampus tujuan utama banyak mahasiswa dari penjuru dunia.

Sudah banyak lulusan atau orang yang sempat kuliah di Harvard menjadi orang sukses saat ini. Tak mengherankan banyak sekali orang yang ingin mengikuti jejak pendahulunya untuk dapat kuliah di Harvard.

Harvard menjadi satu dari banyak kampus elit yang ada di dunia. Bisa dikatakan Universitas Harvard adalah salah satu kampus terbaik di dunia sejak berdiri hingga saat ini.

Ada beberapa fakta menarik tentang Harvard University yang mungkin belum kamu ketahui. Apa saja?

1. John Harvard bukan pendiri Harvard

Salah satu ikon dari Harvard adalah patung John Harvard atau banyak mahasiswa menyebut patung tersebut sebagai “The Statue of Three Lies”. Julukan ini disematkan oleh mahasiwa lantara John Harvard banyak dianggap sebagai pendiri kampus tersebut, faktanya John Harvard hanyalah seorang dermawan.

2. Kampus tertua kalkulus

Harvard merupakan kampus pertama yang mengenalkan pelajaran kalkulus. Pelajaran ini telah dikenalkan oleh Harvard pada tahun 1600an. Galileo sendiri meninggal pada tahun 1642 dan sempat hidup pada masa awal Harvard berdiri.

3. Lulusan dengan gaji besar

Bagi alumni Harvard, untuk masalah gaji bukan menjadi hal yang perlu dikhawatirkan. Lulusan Harvard kemungkinan besar mendapatkan gaji yang lebih besar dibandingkan dengan lulusan kampus lain.

4. Memiliki sumbangan terbesar

Harvard merupakan salah satu kampus yang mendapatkan sumbangan terbesar. Total yang telah didapatkan oleh Harvard sejauh ini adalah USD36,4 miliar.

5. Membuat stadium

Meskipun berstatus sebagai kampus dengan ilmu yang bukan berpusat pada olahraga, namun faktanya Harvard menjadi salah satu organisasi yang membuat stadium. Tercatat Harvard telah membangun stadium dari tahun 1903.

Bagi kamu yang mungkin tertarik dan ingin mencoba masuk ke Harvard memang dibutuhkan banyak hal yang perlu dipersiapkan. Selain mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan tes, hal lain yang tidak kalah perlu dipersiapkan adalah biaya untuk kuliah disana. Rata-rata uang kuliah dan lainnya diperkirakan mencapai 643 juta pertahun.

PTS Juga Tak Kalah Keren Dibanding PTN

Setelah menyelesaikan jenjang Sekolah Mengah Atas(SMA) sederajat, banyak orang yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi tetapi masih bimbang mengenai kampus mana yang ingin dituju.

Umunya, di Indonesia ada anggapan bahwa Perguruan Tinggi Negeri(PTN) lebih baik dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Swasta(PTS), namun apakah hal tersebut benar adanya?

Contoh PTN terkenal seperti Universtias Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Unversitas Pertanian Bogor dan beberapa nama lainnya. Sementara contoh PTS seperti Universitas Gunadarma, Binus, Universitas Atma Jaya, Universitas Telkom dan banyak macam lainnya.

Bisa dkatakan saat ini tidak ada perbedaan cukup besar antara PTN dan PTS. Keduanya memiliki kualitas yang seimbang, bahkan beberapa bidang, PTS bisa mengungguli PTN yang dianggap lebih baik dari PTS itu sendiri.

PTS juga mendapat dukungan dari pemerintah

Anggapan bahwa PTS tidak lebih baik dari PTN mungkin karena adanya anggapan bahwa PTN akan mendapat perhatian lebih dari pemerintah dibandingkan kampus swasta. Mungkin ini tidak salah, tetapi hal ini tidak sepenuhnya benar.

Lembaga pendidikan baik PTS dan PTN memiliki tanggung jawab untuk mencetak generasi unggulan yang turut berkontribusi dalam masa depan negara tercinta kita, oleh sebab itu tak mungkin PTS dianak tirikan oleh pemerintah.

Jurusan juga bersaing

Beberapa jurusan dari PTN dan PTS memiliki keunggulan masing-masing. Mungkin dalam jurusan tertentu PTN lebih unggul, tetapi jurusan lain PTS lebih unggul.

Dari sini terlihat bahwa jurusan setiap kampus memiliki keunggulan masing-masing.

Akreditasi yang juga tak jauh berbeda

Akreditasi adalah penilaian untuk jurusan dari setiap kampus yang ada. Aspek untuk menentukan akreditasi bermacam-macam, yang pasti akreditasi paling tinggi A bisa dimiliki oleh PTN maupun PTS.

Lulusan yang kompeten

Yang paling terpenting dari kuliah adalah lulusan kampus tersebut mengeluarkan orang-orang kompeten. Tak dapat dibayangkan apabila kampusy nag mengeluarkan banyak lulusan tetapi tidak memiliki kompetensi dalam dunia nyata setelah lulus kuliah.

Jaringan

Hal yang tidak kalah penting dari memilih kampus adalah kerjasama kampus tersebut dengan pihak lainnya, ini biasa disebut sebagai jaringan.

Kampus PTN maupun PTS biasanya telah melakukan kerjasama seperti pada perusahaan atau lembaga lainnya. Baik PTN atau PTS biasanya juga telah melakukan hal ini.

Selain itu, kampus sebenarnya hanyalah pendukung karena semuanya tergantung kepada mahasiswa itu sendiri. Kitalah sebagai mahasiswa yang harus membesarkan nama kampus, bukan kampus yang membesarkan nama kita.