Category Archives: Kuliah

Magang Tidak Dibayar, Bentuk Eksploitasi?

Banyak dari mahasiswa telah melakukan magang, dan sebagian besar dari mereka tidak dibayar. Apakah ini hanya langkah yang diperlukan dengan memajukan karir kita? Atau cara bagi perusahaan untuk benar-benar membayar kita untuk melakukan pekerjaan yang sama dengan mereka?

Magang yang tidak dibayar pada dasarnya tidak adil, dan tidak bermoral. Orang dewasa tidak akan mentolerir bekerja secara gratis, tetapi itu membuat kita merasa bahwa magang diperlukan untuk membangun kontak dan pengalaman. “Modal sosial” ini dianggap lebih berharga daripada modal yang sebenarnya. Tapi bisakah kontak membayar tagihan?

Dengan tidak membayar karyawan magang, perusahaan ini segera mendevaluasi pekerjaan apa pun yang dilakukan oleh pekerja magang mereka. Jika sebuah pekerjaan cukup bagus untuk dipublikasikan, itu harus dibayar.

Magang yang tidak dibayar juga berpotensi mengecualikan orang berdasarkan lokasi geografis mereka. Jika Anda cukup “beruntung” untuk dapat pulang pergi, Anda masih harus membayar mobil, bus atau kereta api. Perjalanan tidak biasanya dianggap sebagai gaya hidup yang diinginkan, menghabiskan satu jam atau lebih di bus setiap hari memotong ke waktu luang. Orang-orang yang tidak dapat pergi hanya tidak dapat mengambil magang tanpa dibayar.

Pertimbangan orang muda untuk beremigrasi

Kemudian ketika Anda mempertimbangkan orang muda yang tertarik untuk beremigrasi, menjadi tidak mungkin bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman apa pun. Bagaimana dapat memindahkan negara jika peluang kerja yang dibayar langka?

Magang tanpa bayaran adalah bagian dari kecenderungan yang lebih luas dari hak kerja yang terkikis. Masalah utama yang dihadapi pekerja modern adalah bahwa kita tidak dapat berhenti bekerja. Kami diharapkan untuk menjawab email kerja setiap saat untuk “membuktikan” dedikasi kami terhadap pekerjaan itu, dan ini terutama terjadi pada karyawan magang. Jadi, magang bekerja lebih keras tanpa bayaran.

Meskipun penting untuk menekankan berapa banyak orang yang dieksploitasi di tempat kerja. Kami tidak berharap bekerja gratis di sebuah toko. Mengapa kita harus bekerja gratis di tempat lain?

Ekspektasi dan Realita Kuliah Yang Calon Mahasiswa Wajib Tau!

Bagi calon mahasiswa yang baru akan menjadi mahasiswa, tentu akan memiliki ekspektasi tentang masa-masa perkuliahannya. Tidak sedikit calon mahasiswa berekspektasi sesuai dengan yang dilihat di film atau sinetron-sinetron.

Pada kenyataannya, ekspektasi dan realita terkadang sering berbanding terbalik. Hal ini pula yang kemungkinan besar akan kamu dapatkan ketika nanti merasakan sendiri bangku perkuliahan.

Biasanya, beberapa ekspektasi dan realita ini akan menghampiri calon mahasiswa yang sudah tidak sabar merasakan bangku perkuliahan itu.

Kuliah tidak perlu seragam, bisa pakai baju apa pun!

Ini memang benar, namun, jika menurut kamu ini merupakan sesuatu yang menyenangkan, coba berpikir ulang.

Ketika masa sekolah, setiap hari memiliki seragamnya masing-masing. Dari sini setiap siswa diwajibkan menggunakan pakaian yang sama sesuai dengan waktunya, dan dari sini pula tidak timbul kesenjangan.

Jika duduk dibangku perkuliahan, kamu harus memikirkan baju apa yang kamu kenakan. Tidak sedikit kadang membuat kamu merasa minder jika melihat baju teman-teman kamu ber-merk sedangkan yang kamu kenakan tidak.

Dosen ga bakal banyak ngatur seperti guru

Ketika masih sekolah, kamu akan duduk dan belajar diwaktu rutin yang hampir seharian. Biasanya, guru memiliki mata pelajaran sendiri dan mengajar sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Pada masa sekolah, biasanya cakupan guru lebih sedikit sehingga akan mudah mengenali tingkah laku murdinya. Hal berbeda akan didapat ketika kuliah.

Saat kuliah, dosen belum tentu mengenal siapa kamu, bahkan mungkin tidak ingat semester ini mengajar kamu. Jadi dosen akan lebih bersikap pasif, dan ini sebenarnya bukan sesuatu yang menguntungkan. Percayalah.

Banyak jam kosong dan ga perlu seharian di kelas!

Jika kamu berpikir seperti ini, kamu salah besar! Hal ini mungkin saja terjadi, namun pada semester-semester akhir.

Jika kamu masih di semester awal atau tengah, meskipun tidak setiap hari, tapi belajar di kampus bisa menghabiskan waktu, bahkan bisa dari pagi hingga sore. Tidak jarang jam kosong akan digunakan untuk pratikum hingga untuk mengerjakan berbagai tugas yang menumpuk.

Bisa punya banyak teman

Ini memang tergantung individu, namun secara lingkungan, tentu saja lebih sulit menemukan teman saat kuliah dibandingkan sekolah.

Saat kuliah, kamu bisa saja satu kelas dengan si A pada pelajaran tertentu, tapi pelajaran lain belum tentu sama. Ini juga berlaku pada semester berikutnya yang bisa saja bertemu dengan orang yang berbeda pula.

Di sekolah, kamu cenderung bertemu orang yang itu lagi dan ini lebih memudahkan untuk mempunyai banyak teman.

Itu tadi beberapa ekspektasi dan realitas yang akan kamu rasakan sendiri ketika kuliah nanti. Tidak percaya? rasakan sendiri! 😀

Tips Memilih Jurusan Kuliah Buat Yang Masih Bingung

Ketika masuk ke fase lulus Sekolah Menengah Atas(SMA) sederajat,  pasti akan masuk ke tahap “galau” untuk memilih apakah lanjut kerja, kuliah atau mungkin buka usaha?

Memang setelah lulus SMA, kehidupan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Melewati fase sekolah, kini kamu bukan lagi anak bau kencur dan dianggap telah menjadi orang yang cukup umur(dewasa) untuk menentukan apa pun itu.

Jika pada akhirnya memutuskan untuk kuliah, maka biasanya juga akan kembali menghadapi pilihan-pilihan sulit seperti kuliah dimana dan yang paling sering adalah memilih jurusan kuliah.

Nah, untuk itu, kami memberikan tips bagaimana memilih jurusan kuliah bagi kamu yang masih bingung atau dilema dengan hal ini.

Pilih jurusan yang diminati

Ini adalah poin yang paling penting saat memilih jurusan kuliah. Kamu harus telebih dahulu mengetahui minat pada jurusan apa saja, dan pada akhirnya mencoba mendaftarkan diri pada kampus mana yang diminati sesuai dengan jurusan yang ada.

Pilih jurusan sesuai kemampuan

Memang kamu harus memilih jurusan sesuai dengan minat, namun ini juga harus melihat kemampuan diri sendiri. Jika kamu tidak memiliki kemampuan matematika yang mumpuni, tentu memilih jurusan matematika merupakan sesuatu yang salah. Jadi, selain minat, pilih jurusan sesuai dengan kemampuan.

Lihat prospek ke depannya

Kuliah bisa menjadi alternatif penting bagi mereka yang ingin mencari karir terbaik saat lulus kuliah. Sebelum memutuskan memilih jurusan, ada baiknya melihat juga prospek dari jurusan yang akan dipilih. Tentu merupakan dambaan setelah lulus kuliah dapat langsung bekerja atau membuka usaha bukan?

Pilih jursan yang bisa diterima secara umum

Jurusan seperti IT mungkin menjadi salah satu jurusan kuliah saat ini yang terbilang bisa masuk kemana pun setelah lulus kuliah. Bidang IT saat ini sangat dibutuhkan untuk berbagai bidang, jadi cari jurusan yang bisa diterima secara umum.

Minta pendapat orang tua atau orang terdekat

Jika kamu masih bingung, tidak ada salahnya untuk bertanya saran kepada orang tua atau orang terdekat mengenai jurusan yang ingin dipilih. Sebelum itu, tentu poin-poin diatas sebaiknya dipelajari terelbih dahulu, sehingga saat meminta saran – telah mengetahui tentang saran apa yang dibutuhkan.

Artis Indonesia Ini Memiliki Karir dan Pendidikan Yang Sukses

Pendidikan merupakan sesuatu hal yang penting bagi siapa pun termasuk para artis Indonesia yang sebenarnya telah memiliki karir yang cemerlang. Tentu saja pendidikan sangat penting meskipun beberapa artis ini telah memiliki karir yang bagus.

Selain karena memang ingin mencari ilmu, tentu ada motivasi lain yang membuat para artis ini melanjutkan pendidikan hingga luar negeri dan sukses baik di karir dan pendidikannya.

Tidak banyak artis Indonesia yang bisa memiliki karir dan pendidikan yang sukses. Artis-artis Indonesia ini bahkan berhasil menyelesaikan pendidikan di kampus ternama luar negeri, siapa saja artis tersebut ?

Agnes Monica

Agnes Monica merupakan artis cilik yang hingga kini masih eksis berkarir di dunia hiburan. Karir Agnes Monica di dunia hiburan bahkan terus berkembang dan telah membuat gebrakan untuk Go Internasional.

Selain memiliki karir cemerlang di dunia hiburan, Agnes Monica juga sangat memperhatikan pendidikan, hal ini terlihat saat Agnes bisa menyelesaikan SMP-SMA hanya dalam kurun waktu 4 tahun  dengan mengikuti akselerasi. Setelah itu, penyanyi ini melanjutkan studi di Distance Education di Oregon States University (USO) mengamibl jurusan Political Science.

Cinta Laura

Pesintron yang sangat dikenal di Indonesia ini memiliki karir cermerlan di dunia hiburan tanah air. Selain dikenal sebagai pemain sinentron, Cinta juga memiliki karir sebagai pemain film dan penyanyi. Karir cermalang yang didapatkan oleh Cinta Laura ini tidak membuatnya melupakan pendidikan.

Cinta Laura mengambil S1 Psikologi dan Sastra Jerman di Universitas Columbia, New York sekaligus. Meskipun menjalani kesibukan lain, Cinta Laura berhasil lulus dengan predikat Caumlaude.

Maudy Ayunda

Maudy Ayunda mungkin merupakan artis yang belum terlalu lama dikenal seperti Cinta Laura atau Agnes Monica, namun kemunculan artis cantik ini membuatnya masuk menjadi salah satu artis terkenal di Indonesia.

Sukses dengan karir sebagia pemain film dan penyanyi, Maudy Ayunda tetap melanjutkan pendidikannya. Tidak main-main, Maudy Ayunda menyelesaikan studi untuk jurusan Philosophy, Politics and Economic (PPE) dari Oxford, Inggris.

Gita Gutawa

Gita Gutawa yang merupakan puteri dari komposer terkenal Erwin Gutawa juga memiliki karir yang sangat bagus di dunia tarik suara. Di usia yang masih sangat muda, Gita Gutawa telah memiliki karir yang sangat bagus di dunia hiburan.

Mendapatkan karir bagus, Gita Gutawa tidak melupakan soal pendidikan. Ia pun berhasil menyelesaikan pendidikannya di S1 di Universitas Brimingham, Inggris tahun 2011 dan melanjutkan studi S2 melalui program beasiswa di London School of Economics and Political Science (LSE), Inggris.

Nah, itu beberapa artis Indonesia yang memiliki karir dan pendidikan sukses.

Kuliah Online Disebut Bisa Menghemat Hingga 50 Persen

Seiring dengan terus berkembangannya teknologi seperti saat ini, banyak hal yang kini juga ikut berkembang. Salah satu hal yang ikut berkembang adalah dengan adanya perkuliahan yang dilaksanakan secara online.

Kuliah online menjadi salah satu hal yang sudah banyak dilakukan oleh perguruan tinggi di Amerika dan Eropa. Di Indonesia sendiri, memang kampus online masih menjadi hal yang tidak begitu familiar. Banyaknya anggapan bahwa kuliah online tidak memiliki kualitas hingga mutus yang baik juga menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang.

Sebenarnya, kuliah online ini bukanlah kuliah yang tidak bertemu antara mahasiswa satu dengan mahasiswa lainnya dengan para pengajar. Baik mahasiswa dan pengajar, semuanya bertemu secara online, dan ini juga sama halnya dengan belajar atau kuliah ditempat biasa pada umummnya. Perbedaan tentu saja bahwa ini dilakukan melalui media seperti Video Call dan sebagainya. Jadwal dan sejenisnya pun tetap ada dan ini pula yang mendorong pemerintah Indonesia ingin mendorong terus ditingkatkannya layanan kampus online.

Kampus online bisa pangkas pengeluaran hingga 50 persen

Karena tidak diperlukan pertemuan fisik secara langsung, tentu saja ada banyak keuntungan yang bisa didapat ketika memutuskan kuliah secara online. Salah satu keuntungannya adalah pengeluaran yang bisa lebih murah bahkan menurut Kemenristekdikti bisa menekan biaya hingga 50 persen.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Mohammad Nasir menyatakan, “ini bisa ditekan biaya kuliah sampai 50%, misal biaya kuliah Rp5 juta bisa 2,5. Ini memudahkan rakyat Indonesia untuk bisa mendapatkan pendidikan tinggi.”

Dari data yang dihimpun oleh Kemenristekdikti, di Indonesia, setidaknya saat ini telah ada 80 kampus yang memanfaatkan kampus online. Ada pun kampus yang telah memanfaatkan layanan seperti kampus online mencakup Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta.

Kedepannya, kuliah online tentu akan lebih banyak diminati lagi, terlebih ini sama halnya dengan kuliah biasa. Perbedaan mendasar hanyalah tentang tatap muka langsung dan dengan bantuan media(video call). Secara sistem, semua yang ada di kampus online sudah sangat memenuhi sebagai wadah mencari ilmu, bertatap muka dan hal lain sebagainya seperti halnya kampus umum.

Negara Mana Yang Terbaik di Bidang Pendidikan Tahun 2017?

Setiap tahun, World Economic Forum merilis Laporan Daya Saing Global tentang keadaan ekonomi dunia.

WEF melihat data di berbagai bidang yang bervariasi seperti tingkat kesehatan bank terhadap kecanggihan bisnis di masing-masing negara. Kemudian menggunakan data untuk menyusun gambaran ekonomi hampir di setiap negara di bumi.

Salah satu penilaian adalah negara terbaik dalam bidang pendidikan tahun 2017. Beberapa negara dengan nilai masing-masing memiliki rating-nya masing-masing beserta urutannya.

= 6. Irlandia: 5.8

Mayoritas sekolah menengah di Irlandia dimiliki dan dikelola secara pribadi tetapi didanai oleh negara, tetapi ada juga sekolah-sekolah dan sekolah kejuruan. Namun, sebuah laporan baru-baru ini menunjukkan bahwa belanja Irlandia untuk pendidikan turun 15% di belakang negara maju selama puncak krisis keuangan, 2008 hingga 2013, menunjukkan sistem pendidikannya dapat menderita di masa depan.

5. Belanda: 5.9

Anak-anak Belanda ditemukan sebagai yang paling bahagia di dunia dalam studi Unicef ​​2013, memimpin cara kesejahteraan pendidikan global di antara yang lain. Sekolah biasanya tidak memberikan banyak pekerjaan rumah sampai tingkat menengah dan siswa melaporkan sedikit tekanan dan stres. Sekolah dibagi antara sekolah agama dan sekolah negeri “netral”, dengan hanya sejumlah kecil sekolah swasta.

4. Singapura: 6.1

Nilai Singapura sangat tinggi dalam tes PISA (Program untuk Pelajar Internasional), yang bertujuan mengukur dan membandingkan kinerja siswa di berbagai negara. Namun, sistem sekolah juga memiliki reputasi sebagai pressure cooker, menempatkan siswa di bawah banyak tekanan pada usia muda.

= 2. Belgia: 6.2

Belgia memiliki empat aliran berbeda dari sekolah menengah, yaitu sekolah menengah umum, sekolah menengah teknik, sekolah menengah kejuruan, dan lembaga pendidikan menengah seni. Komisi Fulbright di AS, yang menyelenggarakan pertukaran mahasiswa dengan Belgia dan Luksemburg mengatakan: “Pendidikan menikmati prioritas tinggi, dan bagian terbesar dari anggaran tahunan pemerintah daerah di Belgia. Sistem sekolah umum dan swasta lengkap tersedia untuk semua anak-anak antara usia 4 dan 18 tahun, dengan sedikit atau tanpa biaya. ”

= 2. Swiss: 6.2

Hanya 5% anak-anak yang bersekolah di sekolah swasta di Swiss. Pelajaran diajarkan dalam bahasa yang berbeda tergantung pada wilayah Swiss, dengan bahasa Jerman, Perancis atau Italia bahasa pengantar yang paling umum. Dari siswa menengah ke atas, siswa dipisahkan oleh kemampuan.

1. Finlandia: 6.7

Finlandia secara rutin menduduki peringkat sistem pendidikan global dan terkenal karena tidak memiliki sistem pita – semua murid, terlepas dari kemampuannya, diajarkan di kelas yang sama. Akibatnya, jarak antara yang paling lemah dan yang paling kuat adalah yang terkecil di dunia. Sekolah Finlandia juga memberikan pekerjaan rumah yang relatif sedikit dan hanya memiliki satu tes wajib pada usia 16 tahun.

Alasan Pendidikan Penting Untuk Kesuksesan

Pendidikan bisa mahal dan butuh waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan. Banyak pencari kerja bertanya mengapa pendidikan penting bagi karier Anda, terutama dalam industri perawatan kesehatan, dan apakah itu dapat berdampak keseluruhan pada kualitas hidup Anda.

Anda mungkin menemukan diri dilewatkan untuk pekerjaan yang mendukung pemohon yang memiliki gelar atau lebih pendidikan, meskipun orang tersebut memiliki lebih sedikit pengalaman. Pelajari mengapa pemberi kerja menekankan pada kredensial pendidikan.

Pendidikan Penting untuk Kehidupan Pribadi dan Profesional Anda
Tingkat pendidikan Anda seringkali penting untuk kesuksesan masa depan. Menyelesaikan tingkat pendidikan yang semakin tinggi menunjukkan bahwa Anda memiliki dorongan dan komitmen untuk belajar dan menerapkan informasi, gagasan, teori, dan formula untuk mencapai berbagai tugas dan sasaran.

Subyek Penting

Mungkin pendidikan alasan yang paling jelas adalah penting adalah untuk memperoleh materi pelajaran dan pengetahuan dasar yang dibutuhkan untuk bertahan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai contoh:

Kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa: kemampuan bahasa Inggris dan bahasa akan membantu Anda untuk mengkomunikasikan ide-ide Anda dengan lebih jelas. Keterampilan berkomunikasi sangat penting dalam peran apa pun — apakah Anda berurusan dengan rekan kerja, pasien, pelanggan, atau pengawas, Anda harus menyampaikan rencana, gagasan, dan sasaran Anda secara efektif.

Keterampilan matematika dan sains: Meskipun kalkulator dan komputer dapat diakses dengan mudah, Anda masih perlu belajar bagaimana melakukan perhitungan dan perhitungan dasar di atas kertas atau di kepala Anda. Jika Anda menghitung dosis, menghitung persediaan bedah, atau menghitung penjualan, keterampilan matematika sangat penting untuk karier, dan untuk seumur hidup.

Memasak, berbelanja, mengemudi, dan banyak kegiatan sehari-hari lainnya juga membutuhkan keterampilan matematika, terlepas dari pilihan karier Anda.

Semakin Banyak Yang Anda Pelajari, Semakin Banyak Yang Anda Hasilkan

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa kata belajar mengandung kata menghasilkan? Mungkin itu karena tingkat pendidikan yang lebih tinggi yang Anda capai, tingkat pendapatan yang lebih tinggi yang mungkin Anda perintahkan. Misalnya, pertimbangkan karir kesehatan berikut dan persyaratan pendidikan yang terkait dengan pendapatan tahunan.

Cara Mengatur Keseimbangan Bekerja dan Kuliah

Sekitar separuh dari semua mahasiswa penuh waktu memiliki pekerjaan di luar kampus. Jumlah ini melonjak menjadi 80% ketika datang ke mahasiswa paruh waktu. Satu penelitian menunjukkan bahwa 70% mahasiswa merasa tertekan soal keuangan.

Dengan pekerjaan, kuliah, kegiatan, dan teman-teman semua menuntut perhatian, banyak mahasiswa berjuang untuk menyeimbangkan dan memprioritaskan berbagai bidang kehidupan mereka.

Kita tahu bahwa tingkat stres yang tinggi menyakiti kesehatan mental kita. Dengan semakin tingginya tingkat kecemasan, depresi, dan masalah kesehatan mental lainnya yang terlihat di kampus-kampus di seluruh negeri, berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat Anda ajukan sendiri untuk mendukung kesehatan mental Anda saat bekerja.

Magang merupakan peluang besar untuk jaringan, mendapatkan pengalaman, dan mempelajari lebih lanjut tentang minat Anda. Sementara magang berbayar yang akan diperhitungkan dalam jam kredit Anda sangat ideal, banyak magang tidak dibayar. Anda harus mengecek dengan perguruan tinggi atau universitas, karena beberapa menawarkan tunjangan bagi siswa yang bekerja magang tanpa dibayar.

Selain kesempatan yang berhubungan langsung dengan studi Anda, Anda masih dapat menemukan cara untuk membangun keterampilan di tempat kerja manapun. Anda bisa fokus pada peningkatan keterampilan kepemimpinan, keterampilan manajemen waktu, atau keterampilan hubungan interpersonal. Semua ini menambah pengalaman berharga yang dapat Anda hubungi dan rujuk di masa depan.

Apa yang bisa dilakukan ketika merasa kewalahan?

Merasa kelebihan beban dapat merusak pikiran dan tubuh Anda, membuat Anda lebih rentan terhadap masalah kesehatan fisik dan mental. Selain itu, stres kronis membuat Anda menjadi diri Anda yang terbaik. Meskipun stres tidak dapat dielakkan, dan tidak secara inheren buruk, penting untuk menemukan cara yang sehat untuk menghadapinya. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan ketika Anda merasa kewalahan meliputi:

  • Pergi jalan-jalan
  • Memanggil seorang teman
  • Pernapasan dalam (coba teknik ini)
  • Mewarnai (lihat beberapa cetakan gratis di sini atau beri warna pada ponsel / tablet Anda dengan aplikasi gratis seperti Recolor)
  • Cukup mandi.
  • Setelah melangkah pergi untuk mengurus diri sendiri, Anda dapat kembali dengan perasaan lebih tenang atau dengan perspektif yang berbeda.

Jika Anda merasa terus kewalahan, mungkin ingin mencari gejala umum gangguan kesehatan mental lainnya. Ini termasuk perubahan dalam energi, tidur, atau nafsu makan, kehilangan minat atau kesenangan dalam kegiatan, kesulitan berkonsentrasi, dan merasa sedih, kosong, putus asa, tidak berharga, atau bersalah.

Jika mengalami gejala tambahan ini, Anda mungkin ingin mengambil layar kesehatan mental, berbicara dengan dokter.

Negara Dengan Pendidikan Terbaik di Dunia

Apa satu-satunya hal terpenting yang mendorong ekonomi dunia? Bukan perusahaan multinasional, infrastruktur atau teknologi, ini adalah pendidikan dan keterampilan yang kita miliki sebagai individu.

Ini mungkin diketahui dengan istilah ‘human capital’ yang tidak dikenal, tapi tentang pengajaran, pembelajaran dan pelatihan; Ini tentang berinvestasi pada orang. Dan bagaimana kita melakukannya merupakan faktor kunci dalam memastikan pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Jadi siapa yang melakukannya dengan baik? Dengan hanya 62% stok modal manusia dunia yang sepenuhnya berkembang, Amerika Serikat dan Jerman termasuk di antara negara dengan performa terbaik dalam 10 besar yang didominasi oleh negara-negara Eropa yang lebih kecil.

Menurut Human Capital Report 2017 yang baru dirilis, Norwegia telah menduduki peringkat negara dengan kinerja terbaik di dunia dalam hal pelatihan dan pendidikan populasinya.

Norwegia bekerja dengan baik di semua sub-indeks, peringkat pertama di dunia untuk ketersediaan tenaga terampil. Hal ini juga berlaku pada pilar Deployment (partisipasi aktif populasi di angkatan kerja negara) berkat tingkat pengangguran yang rendah.

Finlandia mengambil posisi teratas di pilar Pembangunan (upaya untuk mendidik, keterampilan dan meningkatkan tubuh pelajar dan populasi usia kerja) karena kualitas sekolah dasar dan sistem pendidikan secara keseluruhan.

Negara ini memiliki nilai tinggi pada pilar Kapasitas (seberapa berpendidikan orang-orangnya dari generasi ke generasi) dan pilar Know-how (keluasan keterampilan yang digunakan di tempat kerja). Generasi tua Finlandia memiliki beberapa tingkat pendidikan tersier tertinggi di dunia, dan hampir setengah dari jumlah tenaga kerja negara dipekerjakan dalam pekerjaan dengan keterampilan tinggi.

Konon, negara ini memiliki tantangan dalam ‘Deployment’ tingkat pengangguran mudanya di atas 20%.

Swiss

Di tempat ketiga, juga memiliki sistem pendidikan berkualitas tinggi, termasuk pelatihan staf, serta tingkat pelatihan kejuruan yang kuat. Ini juga menempati urutan pertama secara keseluruhan di pilar Know-how, dengan pangsa pekerjaan dan kompleksitas keterampilan yang sangat tinggi.

Denmark

Di posisi ke-5, dan Swedia, di tempat ke-8, berbagi kinerja Norwegia yang kuat di semua sub-indeks, meskipun kualitas sistem pendidikan mereka lebih rendah.

Ekonomi yang lebih besar juga masuk dalam sepuluh besar, dengan AS , negara dengan peringkat tertinggi di luar Eropa Barat di tempat keempat, dan Jerman di posisi ke-6.

AS memiliki keuntungan dari tingkat pendaftaran yang tinggi dalam pendidikan tersier dan keragaman keterampilan. Akibatnya, skornya sangat kuat pada pilar Pembangunan.

AS lebih banyak dari tas campuran di pilar Deployment meskipun, karena tingkat pengangguran negara yang rendah ditetapkan terhadap tingkat ketidakaktifan yang relatif tinggi di antara populasi usia kerja inti.

Jerman

Di tempat keenam, terkuat di pilar Know-how. Negara ini memiliki generasi tua yang sangat terdidik.

Bagaimana Pendidikan Dapat Memajukan Suatu Negara?

Pendidikan merupakan salah satu blok bangunan fundamental bagi pembangunan ekonomi. Tapi bagaimana pendidikan bisa membantu suatu negara? Ini membantu faktor ekonomi dan sosial, keduanya penting bagi kesuksesan sebuah negara internasional.

Jika “negara dunia ketiga” yang diklasifikasikan ingin memperbaiki posisi keuangan dan ekonomi mereka di dunia, pendidikan adalah kunci terbesar. Dengan semakin banyaknya warga yang terdidik, semakin banyak orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan pekerjaan yang tidak dapat mereka dapatkan tanpa sepengetahuan mereka dari sekolah. Lebih banyak pekerjaan berarti lebih banyak uang dibuat, menurunkan tingkat kemiskinan dan menciptakan basis keuangan yang kuat bagi negara.

Dengan keuangan yang lebih baik, sebuah negara dapat membantu memperbaiki masalah seperti perawatan kesehatan yang buruk, akses terhadap makanan dan air bersih, dan tempat berlindung bagi orang-orang itu. Pendidikan juga bisa membiarkan sebuah negara berkontribusi pada dunia disekitarnya. Lebih banyak sekolah berarti lebih banyak kesempatan untuk menemukan orang yang dapat membantu kita membuat energi bersih, penyembuhan kanker, dan banyak lagi. Orang itu tidak hanya bisa membantu negara mereka, tapi juga seluruh dunia. Tidak ada argumen yang bisa dibuat yang mengatakan bahwa pendidikan tidak dapat membantu negara atau negara manapun.

Pendidikan tidak hanya memperbaiki kesehatan ekonomi suatu negara, namun juga meningkatkan kualitas hidup. Dengan orang yang berpendidikan lebih banyak bisa ada lebih banyak dokter, politisi yang lebih tepat untuk mengambil keputusan
atas nama warganya, dan pekerjaan penting lainnya. Ini juga dapat membantu orang mencari cara untuk membantu komunitas mereka. Mereka dapat menemukan cara yang efisien untuk menanami, mengangkut barang, dan menghasilkan uang dengan seluruh kota atau desa yang diuntungkan.

Manfaat lain sekolah atau pendidikan

Sekolah juga membuat masyarakat lebih aman, karena secara drastis menurunkan tingkat kejahatan. Jika kita bisa mengarahkan orang ke jalan yang benar sebelum mereka melakukan kejahatan, kita bisa menghentikan banyak kekerasan di masa depan. Tapi salah satu hal terpenting adalah pendidikan bisa membantu perempuan secara besar-besaran.

Wanita terdidik cenderung tidak memiliki kehamilan atau anak remaja yang tidak dapat mereka dukung, yang telah menjadi masalah di banyak negara dunia ketiga. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang dunia di sekitar mereka, orang-orang ini bisa menjalani kehidupan yang penuh, sukses, dan sehat.

Dalam “A Thousand Splendid Suns”, ayah Laila, Babi, bersikeras bahwa dia pergi ke sekolah. Sebagai orang berpendidikan tinggi, dia menyampaikan sepengetahuannya kepadanya dengan harapan dia akan menjadi wanita sukses. Inilah jenis hal yang harus dilakukan orang untuk meningkatkan kualitas hidup di komunitas mereka. Sayangnya ada orang seperti Rasheed, yang menganggap pendidikan id tidak ada gunanya dan bodoh. Semoga negara-negara ini menyadari bahwa pendidikan adalah kunci pertumbuhan, kesuksesan, dan pembangunan.