Category Archives: Pendidikan

Menristekdikti Larang Capres-Cawapres Beri Kuliah Umum

Saat ini, Indonesia telah memasuki masa kampanye untuk Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden periode 2019-2024. Dengan masa kampanye yang sudah bergulir ini, setiap pasangan calon telah membuat strategi untuk mengunjungi berbagai tempat hingga berbagai tokoh.

Meskipun telah memasuki masa kampanye, tak semua tempat boleh digunakan sebagai tempat untuk berkampanye. Salah satu tempat yang tak boleh digunakan untuk kampanye adalah kampus.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi(Menristekdikti), M Nasir menegaskan bahwa setiap pasangan Capres-Cawapres tidak diperbolehkan untuk memberikan kuliah umum.

Alasan tidak diperbolehkannya setiap pasangan Capres-Cawapres untuk memberikan kuliah umum lantaran dinilai sarat akan politik. Politik ini dikhawatirkan bisa membuat perpecahan di kampus, dimana kampus sendiri merupakan daerah untuk pengembangan pendidikan yang memang harus terbebas dari pengaruh politik tertentu.

M Nasir di kampus ITB (Institut Teknologi Bandung), Jawa Barat pada Kamis (11/10/2018) mengatakan “Capres cawapres tidak boleh isi kuliah umum di kampus karena ujung-ujungnya pasti politik di masa kampanye seperti ini, kalau setelah kampanye tidak apa-apa,”

Larangan politik masuk kampus harus ditegakkan

Bagi M Nasir, aturan pelarangan untuk politik masuk ke kampus memang harus ditegakkan. Politik sering kali menjadi salah satu hal yang bisa menimbulkan perpecahan, ini pula yang ingin dihindari sehingga larangan setiap Capres-Cawapres masuk kampus dalam periode kampanye sangat dilarang.

Larangan politik masuk kampus sendiri memang sudah tertuang dalam aturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) hingga UU Pemilu.

Dengan tidak masuknya salah satu paslon ke area kampus seperti misalnya memberikan kuliah umum, maka ini diharapkan bisa meredam gesekan perpolitikan di kampus. Bagaimana pun, kampus merupakan tempat untuk mengembangkan pendidikan.

Perbedaan politik memang sarat akan keksrisuhan sehingga menghindari hal-hal buruk sebelum terjadi menjadi perhatian dari M Nasir sehingga menghimbau kembali hal tersebut.

Sebagai informasi tambahan, Pilpres dan Pileg 2019 akan diselenggarakan bersamaan untuk pertama kalinya di Indonesia. Pesta Demokrasi tersebut nantinya akan diselenggarakan pada tanggal 17 Aprils 2019.

Alasan Perlu Merencanakan Biaya Pendidikan Anak

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan baik sebagai perorangan, keluarga hingga lebih luas lagi. Dengan pendidikan, berbagai kemajuan peradaban manusia bisa terjadi sehingga bisa maju seperti saat ini.

Kemajuan suatu negara juga tergantung bagaimana pendidikan itu bisa berjalan dengan baik. Bayangkan jika Amerika Serikat yang saat ini menjadi negara maju tidak memiliki pendidikan yang baik, tentu kemajuan yang bisa didapatkan negara tersebut tidak bisa terjadi.

Di Indonesia sendiri, bisa dikatakan pendidikan masih tergolong sesuatu yang cukup mahal bagi sebagian orang. Memang saat ini pemerintah terus memberikan bantuan sehingga anak-anak Indonesia bisa mengeyam pendidikan dengan baik dan menjadi orang-orang sukses dimasa yang akan datang.

Saat ini wajib belajar 12 tahun terus digaungkan, dengan harapan para anak di Indonesia setidaknya bisa mendapatkan pendidikan hingga tingkat Sekolah Menengah Atas(SMA) sederajat.

Meski gratis, sebenarnya pendidikan di Indonesia tidak sepenuhnya gratis, karena ini biasanya hanya mencakup untuk uang wajib dan uang buku. Biaya-biaya lain perlu dikeluarkan secara pribadi sehingga perlu menyiapkan dana untuk pendidikan anak agar memastikan anak bisa melanjutkan pendidikan dengan aman.

Ada beberapa alasan mengapa Anda harus menyiapkan dana pendidikan untuk anak, beberapa alasan tersebut seperti :

1. Biaya pendidikan cenderung naik setiap tahunnya

Hampir dipastikan biaya pendidikan naik setiap tahunnya. Biaya disini mencakup seperti buku, alat tulis, seragam dan lainnya.

Belum lagi jika anak Anda masuk ke jenjang perguruan tinggi, otomatis pengeluaran untuk hal tersebut menjadi lebih besar lagi. Jadi sangat penting menyiapkan dana pendidikan sehingga tidak merasa terlalu berat ketika memerlukan uang untuk pendidikan anak.

2. Situasi ekonomi tidak stabil

Mempersiapkan biaya pendidikan juga sangat penting mengingat situasi ekonomi yang kadang tidak stabil. Jika telah mempersiapkan biaya khusus pendidikan, maka jika terjadi situasi ekonomi yang tidak stabil – Anda masih bisa menyiasati dengan biaya pendidikan tersebut.

3. Kondisi orang tua menurun

Ada kalanya umur orang tua atau kita yang akan menjadi orang tua akan menurun. Dengan kondisi yang menurun, sudah pasti produktifitas akan berkurang dan tak jarang membuat penghasilan tidak bisa maskimal seperti saat muda.

Jika tidak mempersiapkan tabungan khusus pendidikan, bisa jadi Anda akan mengalami kesulitan pembiayaan pendidikan saat tak lagi produktif.

4. Pengeluaran yang cenderung bertambah

Pengeluaran biasanya akan terus meningkat khususnya jika Anda telah berkeluarga dan memiliki anak.

Perlu biaya ini itu dan jika tidak mengalokasikan dana khusus pendidikan, maka Anda akan sulit membiaya pendidikan yang akan semakin mahal.

Itu tadi beberapa alasan mengapa mengalokasi dana untuk biaya pendidikan sangat penting. Semoga bermanfaat!