Tag Archives: Kuliah

Ekspektasi dan Realita Kuliah Yang Calon Mahasiswa Wajib Tau!

Bagi calon mahasiswa yang baru akan menjadi mahasiswa, tentu akan memiliki ekspektasi tentang masa-masa perkuliahannya. Tidak sedikit calon mahasiswa berekspektasi sesuai dengan yang dilihat di film atau sinetron-sinetron.

Pada kenyataannya, ekspektasi dan realita terkadang sering berbanding terbalik. Hal ini pula yang kemungkinan besar akan kamu dapatkan ketika nanti merasakan sendiri bangku perkuliahan.

Biasanya, beberapa ekspektasi dan realita ini akan menghampiri calon mahasiswa yang sudah tidak sabar merasakan bangku perkuliahan itu.

Kuliah tidak perlu seragam, bisa pakai baju apa pun!

Ini memang benar, namun, jika menurut kamu ini merupakan sesuatu yang menyenangkan, coba berpikir ulang.

Ketika masa sekolah, setiap hari memiliki seragamnya masing-masing. Dari sini setiap siswa diwajibkan menggunakan pakaian yang sama sesuai dengan waktunya, dan dari sini pula tidak timbul kesenjangan.

Jika duduk dibangku perkuliahan, kamu harus memikirkan baju apa yang kamu kenakan. Tidak sedikit kadang membuat kamu merasa minder jika melihat baju teman-teman kamu ber-merk sedangkan yang kamu kenakan tidak.

Dosen ga bakal banyak ngatur seperti guru

Ketika masih sekolah, kamu akan duduk dan belajar diwaktu rutin yang hampir seharian. Biasanya, guru memiliki mata pelajaran sendiri dan mengajar sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Pada masa sekolah, biasanya cakupan guru lebih sedikit sehingga akan mudah mengenali tingkah laku murdinya. Hal berbeda akan didapat ketika kuliah.

Saat kuliah, dosen belum tentu mengenal siapa kamu, bahkan mungkin tidak ingat semester ini mengajar kamu. Jadi dosen akan lebih bersikap pasif, dan ini sebenarnya bukan sesuatu yang menguntungkan. Percayalah.

Banyak jam kosong dan ga perlu seharian di kelas!

Jika kamu berpikir seperti ini, kamu salah besar! Hal ini mungkin saja terjadi, namun pada semester-semester akhir.

Jika kamu masih di semester awal atau tengah, meskipun tidak setiap hari, tapi belajar di kampus bisa menghabiskan waktu, bahkan bisa dari pagi hingga sore. Tidak jarang jam kosong akan digunakan untuk pratikum hingga untuk mengerjakan berbagai tugas yang menumpuk.

Bisa punya banyak teman

Ini memang tergantung individu, namun secara lingkungan, tentu saja lebih sulit menemukan teman saat kuliah dibandingkan sekolah.

Saat kuliah, kamu bisa saja satu kelas dengan si A pada pelajaran tertentu, tapi pelajaran lain belum tentu sama. Ini juga berlaku pada semester berikutnya yang bisa saja bertemu dengan orang yang berbeda pula.

Di sekolah, kamu cenderung bertemu orang yang itu lagi dan ini lebih memudahkan untuk mempunyai banyak teman.

Itu tadi beberapa ekspektasi dan realitas yang akan kamu rasakan sendiri ketika kuliah nanti. Tidak percaya? rasakan sendiri! 😀

Tips Untuk Sukses Menjadi Mahasiswa Teknik

Menurut sebuah survei baru-baru ini oleh Higher Education Research Institute di UCLA, sepertiga mahasiswa baru berencana untuk jurusan sains dan teknik, sementara sekitar 8 persen dari semua siswa kelas satu berniat untuk berkonsentrasi dalam rekayasa yang tepat.

Beberapa dari mahasiswa teknik ini ditakdirkan untuk mendasarkan peran kepemimpinan utama di Amerika Serikat dan seluruh dunia, sementara yang lainnya?

Edward Crawley, profesor teknik dan direktur Program Kepemimpinan Teknik Bernard M. Gordon di MIT, untuk berbagi saran kepada mahasiswa teknik sarjana sendiri. Inilah tip terbaiknya,

Kenali orang-orang yang menginspirasi Anda, dan cari tahu apa yang membuat mereka sukses.

Jika Anda menyukai produk Apple, Steve Jobs mungkin idola Anda, atau mungkin Anda menyukai Segway dan penciptanya, Dean Kamen.

Anda dapat dengan mudah mengetahui banyak informasi tentang Jobs dan Kamen atau tentang orang lain yang menonjol dalam teknologi, maka gunakanlah untuk melihat ke dalam apa yang membantu orang-orang dan perusahaan mereka menjadi begitu sukses. Kemudian meniru sifat baik mereka dalam kehidupan pribadi, skolastik, dan profesional Anda.

Mengembangkan portofolio proyek

Berpartisipasi dalam setiap kesempatan belajar langsung, kesempatan belajar yang memungkinkan jadwal yang seimbang. Dengan cara ini, Anda akan memiliki sesuatu yang unik untuk menunjukkan calon majikan (atau kapitalis ventura) saat Anda lulus, sementara siswa lain hanya dapat mendaftarkan kursus mereka.

Selain itu, Anda akan jauh lebih mungkin untuk mempertahankan pengetahuan yang Anda dapatkan di kelas karena Anda akan menerapkannya dan, dalam prosesnya, meningkatkan kemampuan komunikasi dan interpersonal Anda.

Pelajari nilai jaringan

Ketika menjadi pemimpin, yang Anda tahu hampir sama pentingnya dengan apa yang Anda ketahui. Menghadiri kuliah di kampus Anda dan mengenalkan diri Anda pada pembicara. Tanyakan kepada alumni alumni Anda untuk mendapatkan daftar alumni dari program Anda yang ingin terhubung dengan mahasiswa.

Tip 4-bintang Selain E-mail, Anda bisa menggunakan LinkedIn atau alat media sosial lainnya untuk terhubung online.

Tapi ingat: Tidak ada pengganti pertemuan tatap muka tradisional, jadi jika Anda bisa menemukan cara untuk bertemu secara langsung, itu selalu yang terbaik.

Bekerja dalam tim sebanyak mungkin

Entah itu menciptakan mobil bertenaga surya, berpartisipasi dalam olahraga, atau menulis untuk kertas sekolah, terlibat dengan sebuah organisasi yang membutuhkan usaha tim untuk menghasilkan hasil yang bagus. Sepanjang karir Anda, Anda dapat yakin akan bekerja dalam tim, dan keterampilan yang Anda kembangkan di sekolah akan membantu mempersiapkan Anda memimpin tim saat Anda lulus.

Carilah peran kepemimpinan informal

Anda selalu menjadi pemimpin, apakah Anda secara resmi bertanggung jawab atas sebuah tim atau tidak. Kedengarannya berlawanan dengan intuisi, tapi Anda bisa memimpin dari posisi mana pun dalam sebuah organisasi dengan mempengaruhi bagaimana orang bekerja bersama dan bagaimana mereka membuat keputusan.

Biasanya orang berpikir bahwa pemimpinnya adalah presiden atau manajer, tapi jika Anda belajar mengenali dan menangani berbagai gaya kepemimpinan dari posisi manapun dalam sebuah tim, Anda akan terlihat sebagai pemimpin saat mengerjakan pekerjaan pertama atau magang. .